Unindra Ikuti Aturan, Perkuliahan dibuka Bila Keadaan Sudah Normal

oleh -

Jakarta | Aktifitas New Normal kini telah berlangsung, walau tetap mengutamakan protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah sebagai kewajibanyang harus ditaati oleh seluruh masyarakat seperti  wajib menggunakan Masker, Pysical Distancing (jaga jarak,)Cuci Tangan dan cek suhu badan ketika berada di tempat umum dan kala ingin memasuki perkantoran maupun tempat keramaian seperti pasar ,Mall dan lainnya bahkan ketika memasuki tempat-tempat ibadah termasuk juga di dalam menggunakan moda transportasi umum.

Meski, seluruh kegiatan perkantoran,pasar ,tempat wisata /hiburan dan lainnya telah di perbolehkan aktifitasnya  ,namun hingga kini sekolah-sekolah maupun kampus belum juga diperkenankan untuk melakukan belajar tatap muka.  Kegiatan belajar dan mengajar dilakukan melalui Pembelajaran Jarak Jauh(PJJ) dengan menggunakan berbagai sarana berbasis internet melalui komputer/laptop maupun seluler. Pemerintah dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) belum memberlakukan belajar dan mengajar secara tatap muka.

Seperti halnya di Perguruan Tinggi Unindra(Universitas Indra Prasta PGRI),hingga saat ini belum juga memberlakukan proses belajar tatap muka. Sebagaimana yang di tetapkan oleh Pemerintah,Unindra konsisten taat menjalani meskipun sangat dirasakan dampaknya.

“Unindra konsisten mengikuti peraturan yang di tetapkan oleh Pemerintah,”ujar Prof.Dr.H.Sumaryoto , Rektor Unindra kepada media ini,kemarin.

Untuk memutus rantai penyebaran Covid 19 maka Unindra mengikuti anjuran dari Pemerintah dengan meniadakan segala bentuk kegiatan perkuliahan secara langsung. Namun , untuk bidang administrasi di Unindra tetap di buka, akan tetapi mengedepankan protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan.

“Segala bentuk kegiatan perkuliahan di kampus Unindra untuk sementara waktu di tiadakan. Proses belajar dilakukan  belajar jarak jauh. Hanya dibagian administrasi saja yang saat ini berkerja seperti biasanya tetapi mengutamakan protokol kesehatan.”terang Rektor Unindra.

Menurut Prof.Sumaryoto, tentang wisuda Mahasiswa yang saat ini belum dilaksanakan,bukan jadi kendala ,karena yang terpenting bagi Mahasiswa adalah melakukan Yustisi.Pelaksanaan wisuda hanyalah kegiatan seremonial .Akan tetapi tetap dilakukan nantinya bila keadaan sudah benar-benar  membaik.

” Pelaksanaan wisuda saat ini di tunda sampai keadaan benar-benar sudah membaik dan dinyatakan sudah normal. Unindra selalu ikuti atutan yang di buat oleh Pemerintah seperti mengutamakan menjalankan protokol kesehatan.Bagi Mahasiswa yang terpenting adalah melakukan Yustisi atau proses sidang akhir  proses belajar di dalam kampus. Kata Rektor Unindra.

Ia menambahkan, kita semua tentunya mendambakan kehidupan normal seperti semula.Kehidupan yang dilakukan sesuai bidang masing. Untuk mewujudkan kehidupan normal kembali,tentunya kita mendukung Pemerintah untuk mengatasi dan juga menyelesaikan masalah Cobid 19.Pemerintah menyadari bahwa tanpa adanya kerjasama dan niat dari seluruh masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan.”Bila ingin keadaan kembali normal seperti semula maka kita harus mendukung dan mematuhi kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona ini,”cetusnya

Prof.Dr.H.Sumaryoto berharap agar keadaan bisa segera kembali normal seperti semula. Sehingga dengan dimulainya New Normal dapat mengentaskan masalah Covid 19, kehidupan masyarakat dapat kembali normal dan kegiatan perkuliahaan di kampus Unindra dapat kembali di buka. “Unindra akan taat mengikuti peraturan yang di buat oleh Pemerintah dan  menjadi harapan agar masalah Covid 19 ini segera berakhir.”ucapnya.( Samsul Rahmat)