Terdakwa Tak Besalah Bebas, OBH Yesaya 56 : Keadilan Harus Diperjuangkan

oleh -

Medan | Organisasi Bantuan Hukum (OBH) Yesaya 56 kembali membebaskan Kliennya yang tak bersalah walau sebelumnya harus menjalani proses yang panjang dan di hukum Penjara.

Irvan Siregar dan Indra Prana Jaya Sahputra dua terdakwa yang di tuntut tujuh tahun oleh Jaksa Penuntut Umum dan di jatuhi hukuman penjara empat tahun delapan bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lubuk Pakam di bebaskan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan karena tidak terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan oleh Penuntut Umum baik dalam dakwaan Primair maupun dalam dakwaan subsidair.

“Kita menerima salinan putusan dari Pengadilan Tinggi yang menyatakan klien kami Irvan Siregar dan Indra Prana Jaya Sahputra di bebaskan dari Rumah Tahanan Negara karena tidak terbukti bersalah dan mulai hari ini kedua Klien kami bisa berkumpul kembali dengan keluarganya,” ungkap Efraim Simanjuntak SH kepada beritanusa.com Rabu 6 Mei 2020 di Medan.

Menurut Efraim Putusan Majelis Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Medan ini membuktikan bahwa hukum tetap berjalan pada jalurnya kalau memang kita tidak bersalah kita wajib memperjuangkannya dan terbukti pada hari ini Hakim Tinggi membebaskan orang yang tidak bersalah.

“Dari fakta fakta persidangan terungkap bahwa Klien kami tidak bersalah hanya saja Jaksa Penuntut Umum dan Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam berpendapat lain yang memutus Klien kami bersalah tapi Puji Syukur kepada Tuhan Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Medan menyatakan Klien Kami tidak bersalah,” kata Efraim yang bertugas di OBH Yesaya 56 Medan.

Sebelumnya OBH Yesaya juga memenangkan perkara Penipuan atau Penggelapan di Pengadilan Negeri  Tebing Tinggi dengan terdakwa Hermanus Saragih yang di dampingi Pengacara dari OBH Yesaya.

“Pada waktu itu Jaksa Penuntut Umum menuntut Klien kita dengan pidana penjara 2 tahun 6 bulan tapi puji syukur Majelis Hakim menyatakan bahwa Klien kami tidak terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sehingga Hakim memerintahkan terdakwa dibebaskan dari tahanan segera setelah putusan dibacakan,” terang Radinal Hutagalung,SH dan Imelda Putri Sopiana, SH yang di hubungi beritanusa.com terpisah. (Dedi)