Sudah Kantongi Izin Untuk Pemakaman Jenazah Covid-19, Keluarga Kecewa Adanya Penolakan Sebagian Warga

oleh -
Sudah Kantongi Izin Untuk Pemakaman Jenazah Covid-19, Keluarga Kecewa Adanya Penolakan Sebagian Warga
Keterangan Foto : Kapolsek Bangun L.S, Gultom S.H, saat memediasi antara keluarga berduka dan masyarakat di kantor Nagori Dolok Marlawan

Simalungun | Pindahnya Pemakaman jenazah pasien Covid – 19 atas nama Lisbet boru Sianipar dari Nagori/Desa Dolok Marlawan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun ke pemakaman umum yang ada di Serapuh, Kecamatan Gunung Malela, karena adanya penolakan sebagian warga, padahal sebelumnya sudah disetujui pihak pangulu membuat pihak keluarga kecewa.

Kekecewaan dan penilaian bahwa pemerintah nagori tidak konsisten, membuat keluarga almarhumah menegaskan rasa tersakiti itu dengan melayangkan surat protes ke pemerintah setempat.

Hal ini diungkapkan adik ipar almarhumah korban Covid-19, Lisbet Sianipar, yakni Tumpal Pasaribu kepada Beritanusa.com, di kantor pangulu Dolok Marlawan, Kecamatan Siantar, Rabu (9/6/2021).

Tumpal mengatakan, berdasarkan surat protes mereka itu, pangulu  menggelar sebuah pertemuan yang untuk rembuk yang dihadiri pihak keluarga almarhumah,  masyarakat dan Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) Siantar, seperti Gamot, Pangulu, Kapolsek, Danramil, serta Camat,  di Kantor Pangulu Dolok Marlawan, Rabu (9/6/2021).

Peristiwa penolakan pemakaman jenazah covid- 19 tersebut dikatakan Pangulu Dolok Marlawan Janer Simarmata merupakan kesalahpahaman dan kurangnya komunikasi.

Pada pertemuan itu dengan di mediasi pihak Muspika akhirnya berujung adanya permintaan maaf kepada pihak keluarga alm.Lisbet Sianipar dari perwakilan masyarakat yang awalnya menolak pemakaman tersebut.

“Kami minta maaf atas kesalahpahaman ini.Kalau jenazah mau dipindahkan, silahkan!”, imbuh warga Dolok Marlawan yang semula menolak pemakaman jenazah tersebut.

Sementara itu secara terpisah Tumpal Pasaribu, menuturkan, seluruh keluarga sudah menerima permintaan maaf itu, dan pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk proses pemindahan jenazah dari tempat pemakaman umum (TPU) yang ada di Serapuh, Kecamatan Gunung Malela, ke pemakaman keluarga di Dolok Marlawan.

Sementara itu Kapolsek Bangun AKP. J.S, Gultom S.H, mengingatkan masyarakat agar dalam persoalan seperti ini masyarakat tidak main hakim sendiri, dan lebih mengedepankan komunikasi yang baik dan berpikir jernih serta  berkoordinasi dengan petugas Satgas Covid-19 yang ada di nagori

Untuk diketahui, sebelumnya proses pemakaman jenazah pasien Covid – 19 di Nagori Dolok Marlawan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, atas nama almarhumah Lisbet boru Sianipar,  meski sudah mendapat izin dari Pangulu, akhirnya harus pindah tempat lokasi pemakaman, yang seharusnya di pemakaman keluarga di nagori Dolok Marlawan kecamatan Siantar, beralih ke TPU Serapuh kecamatan Gunung Malela karena adanya penolakan 30 warga desa mereka.

Saat itu, jenazah alm. Lisbet Boru Sianipar yang meninggal dunia di RS Pangururan Samosir,  segera dibawa dari Pangururan, Kabupaten Samosir ke Nagori Dolok Marlawan, Simalungun untuk dilakukan pemakaman, Senin (7/6/2021).

Namun karena ditolak warga, pemakaman sempat tertunda, hingga akhirnya sekitar pukul 23.30 WIB, keluarga membawa jenazah Lisbet ke pemakaman umum yang ada di Serapuh, Kecamatan Gunung Malela, dengan pengawalan TNI dan Polri. (Maringan S)