Polisi Gerebek Transaksi Sabu di Salah Satu Penginapan Lhokseumawe

oleh -
Keterangan Foto : Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto memperlihatkan barang bukti Narkoba jenis sabu.

LHOKSEUMAWE | Polres Lhokseumawe melakukan penggerebekan transaksi narkoba jenis sabu di salah satu tempat penginapan di Kota Lhokseumawe.

Pada penggerebekan tersebut, petugas menemukan satu bungkus paket sabu dengan jumlah sekitar 500 gram (setengah kilogram) dan mengamankan dua tersangka.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH dalam konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe kepada awak media, Jumat (12/2/2021) mengatakan, pengungkapan itu dilakukan oleh personil Satresnarkoba Polres Lhokseumawe.

“Dua tersangka yang berhasil kita amankan yaitu, MR (20) dan HR (29), keduanya merupakan warga Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe,” ungkap Kapolres.

Kapolres menjelaskan kronologis penangkapan, keduanya dibekuk saat akan melakukan transaksi jual beli sabu-sabu di sebuah penginapan di Kota Lhokseumawe. Pada saat tersangka datang ke penginapan, polisi berhasil mengamankan MR dan menyita satu bungkus paket besar yang diduga sabu-sabu yang dibalut dengan kertas koran dan satu unit Hp merk Xiomi wama hitam silver.

“Setelah dilakukan introgasi ternyata tersangka tidak sendirian datang ke penginapan tersebut, kemudian tersangka diminta untuk menghubungi temannya dan HR pun ikut diamankan,” ujarnya.

Kepada petugas, tambah Kapolres, keduanya mengakui bahwa narkotika tersebut milik mereka yang diterima dari Amat (DPO) yang merupakan warga Kecamatan Muara Dua untuk diantar ke pemesan di sebuah penginapan. Selanjutnya, kedua tersangka diboyong ke Mapolres Lhokseumawe guna pemeriksaan lebih lanjut.

Selain mengamankan barang bukti berupa paket besar sabu-sabu dan satu unit Hp Xiaomi, dalam pengungkapan itu juga diamankan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion.

“Untuk sementara masih kita kembangkan dan terhadap tersangka Amat (DPO) masih dilakukan penyelidikan terhadap keberadaannya. Atas perbuatannya, kedua tersangka terancam hukuman mati,” jelas Kapolres. (Mulyadi)