Pemko Binjai Benahi Parkir dan Pedagang Kaki Lima

oleh -
Pemko Binjai Benahi Parkir dan Pedagang Kaki Lima
Keterangan Foto : Kepala Bidang Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Binjai, Heny Sri Dewi Sitepu dan tim menertibkan pedagang kami lima yang selama ini berjualan di badan Jalan Wahid Hasyim, sehingga menjadi salah satu penyebab macet. (foto:Raihan/Beritanusa.)

Binjai | Karena dinilai sering menyebabkan kemacetan dan kesemrawutan parkir yang selama ini terjadi  Walikota Binjai Amir Hamzah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Perhubungan untuk segera menertibkan parkir berlapis di sepanjang Jalan Sudirman, Kota Binjai.

Kepala Bidang Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Binjai, Heny Sri Dewi Sitepu saat ditemui di seputaran Jalan Sudirman Binjai mengatakan, penertiban sudah berlangsung selama beberapa hari ini.

“Pemko Binjai dalam hal ini Dinas Perhubungan bekerjasama dengan Satpol PP, Polres Binjai, Polsek Binjai Kota serta Kodim 0203/LKT, turun langsung untuk melakukan penertiban,” kata Heny, Kamis 10 Juni 2021.

Wanita berhijab itu mengatakan, sasaran mereka adalah kendaraan roda empat yang parkir di sebelah kiri Jalan Sudirman. 

“Padahal, jelas bahwa di sebelah kiri (Jalan Sudirman) tidak boleh parkir. Tapi yang terjadi bahkan parkir mobil sampai berlapis,” ungkapnya.

Kemudian tambah Heny, mereka juga menertibkan pedagang kami lima yang selama ini berjualan di badan Jalan Wahid Hasyim, sehingga menjadi salah satu penyebab macet.

“Selain itu, masih ada yang parkir berlapis di seputar Jalan Wahid Hasyim. Kita sosialisasikan agar tidak lagi berjualan di badan jalan dan parkir,” sebutnya.

Keterangan Foto : Kepala Bidang Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Binjai, Heny Sri Dewi Sitepu dan aparat terkait foto bersama usai melakukan penertiban parkir di seputaran Jalan Sudirman Binjai. (foto:Raihan/Beritanusa.)

Selain masalah parkir sembarangan dan pedagang kaki lima yang berjualan di badan jalan, Wali Kota Binjai juga menaruh perhatian khusus terhadap angkutan umum yang bebas masuk di Jalan Sudirman.

“Hal itu jelas membuat pandangan yang kurang enak untuk dilihat. Makanya kita larang masuk ke inti Kota dan mengalihkannya masuk ke Jalan Wahid Hasyim simpang RIA dan keluar dari simpang Bank BRI lama,” sebut Heny.

Dia juga meminta, agar masyarakat lebih meningkatkan kesadaran untuk tidak lagi parkir di sebelah kiri sepanjang Jalan Sudirman. “Karena, ada khusus tempat parkir yang sudah tersedia. Harap agar dipatuhi,” harapnya. (Raihan)