Pembelajaran Tatap Muka Mulai Diberlakukan Di Aceh Singkil

oleh -

Aceh Singkil  | Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengizinkan puluhan sekolah tingkat SMP dan SMA/Sederajat daerah setempat melakukan pembelajaran tatap muka dengan guru dikelas. 

Pembukaan 72 sekolah tingkat SMP dan SMA/sederajat dilakukan, setelah Kabupaten Aceh Singkil menjadi salah satu daerah atau wilayah yang masuk dalam zona hijau dimasa new normal pandemi Covid-19 ini.

Namun, untuk memastikan kesiapan sekolah dihari pertama tahun ajaran 2020-2021, Bupati Aceh Singkil Dulmusrid bersama Kadisdikbud melakukan peninjauan langsung kesejumlah sekolah, Senin, 13 Juli 2020.

“Meski masih ada yang melakukan secara sederhana, kesiapan sekolah di Kabupaten Aceh Singkil dalam menerapkan protokol kesehatan menghadapiproses belajar mengajar tatap muka disekolah dinilai sudah terpenuhi”, ucap Kadisdikbud Aceh Singkil, Khalilullah.

“Sebanyak 72 Sekolah tingkat SMP dan SMA Sederajat diKabupaten Aceh Singkil mulai hari ini diizinkan belajar tatap muka setelah libur karena Covid-19,” kata Khalilullah.

Kadisdikbud mengatakan,dalam  peninjauan yang dilakukan kesejumlah sekolah memprioritaskan melihat kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan dimasing-masing sekolah.

Dikatakan,  dalam penerapan sekolah tatap muka tersebut diberlakukan protokol kesehatan Covid-19 mulai dari menyiapkan tempat cuci tangan di depan sekolah serta di pintu kelas, dan siswa wajib menggunakan masker serta pengecekan suhu tubuh dan menjaga jarak.

Pembelajaran tatap muka di daerah yang notabene zona hijau tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19 yang dirilis pada Juni lalu.

Begitu pun, merujuk kepada SKB 4 Menteri setiap sekolah yang masuk zona hijau membuka proses belajar mengajar tatap muka disekolah, dalam satu kelas siswa paling banyak 18 orang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sedangkan untuk proses belajar mengajar tatap muka tingkat TK dan SD disekolah rencananya akan dibuka bulan September 2020 mendatang.

Untuk saat ini, pembelajaran siswa TK dan SD masih dilaksanakan melalui proses belajar mengajar dari rumah, ujarnya.

Adapun sekolah yang dikunjungi diantaranya,  SMP 3 Simpang Kanan, SMP N 1 Gunung Meriah, SMK N 1 Gunung Meriah, SMP Swasta Muhamadiyah Singkil dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Singkil, pungkasnya. (Erwan)