Pembangunan Rumah Dinas Guru Dan Rehapan Dua Kelas Di SD Soyamanu Terlihat Asal Jadi

oleh -

Nias Barat | Pembangunan rumah dinas guru dan rehapan kelas SD SoyamanuDesa Sitolu Ewali Kec Moroö, Kab Nias Barat dengan anggaran ratusan juta rupiah Terlihat Asal Jadi, pasalnya bangunan rumah dinas guru terlihat dinding bagian atas sebelah selatan dan begitu juga bagian depan samping jendela terlihat retak walau barusan selesai di laksanakan, dan septic tank berjarak kurang lebih 3 meter dari rumah dinas itu, begitu juga dengan bangunan rehapan kelas terlihat jarak papan agak berlobang seperti berjarak sesuai dengan pantauan wartawan pada hari Rabu tanggal 06/05/2020.

Menurut salah satu Tokoh Nias Barat yang berdomisili di desa itu sekaligus mantan komite dan pernah juga mencalonkan diri sebagai anggota DPRD yang tak mau di sebut namanya,” kalau seandainya laporan ketua komite itu betul, konsekuensinya harus di proses melalui jalur hukum, kalau seandainya betul jangan sewenang-wenang kepala sekolahnya, kalau tidak benar kepemimpinannya apa lagi menyangkut dana bos yang ada, apa lagi dengan dana-dana DAK itu, supaya di tindak atau di copot dari jabatannya, kepemimpinannya tidak benar.” ungkapnya melalui  via telepon saluler saat di konfirmasi wartawan

Dalam keterangannya Ketua Komite SD SoyamanuH.W saat di jumpai wartawan mengatakan,” salah satu sambungan besi yang belum tersambung, atau bisa di duga tidak sesuai rab.” ungkapnya.

“Kami minta supaya kepala sekolah itu di pindahkan, apa lagi sejak saya menjabat sebagai ketua komite jarang di undangkan di rapat-rapat tentang dana bos, artinya kurang transparansi.” Lanjutnya.

Menurut Kepala sekolah SD Soyamanu Linifati Zebua saat di temui wartawan di rumah Kepala Desa Sitolu  Ewali menjelaskan.” Ketua komite itu, sudah berapa kali kita undangkan secara lisan maupun tulisan tapi tak pernah datang.” Jelasnya.

” kalau soal bangunan itu kita sudah kerjakan sesuai rab, dan kalau Ketua Komite itu mau lanjutkan laporannya saya sudah siap.” lanjutnya.

Kepala Dinas Pendidikan Börödödö Gulo Saat di konfirmasi melalui via Whatsapp menjawab,” kalau itu benar wajib di pertanggung jawabkan, masalah itu sedang kita tangani.” jawabnya.  (Tim)