Pelatihan Imam Dan Khotib Diikuti 41 Peserta

oleh -
Pelatihan Imam Dan Khotib Diikuti 41 Peserta
Keterangan foto : Plt Wali Kota Tanjung Balai Waris Tholib sampaikan kata sambutan di Aula MUI Tanjung Balai

Tanjung Balai | Sebanyak 41 orang peserta, yang berasal dari utusan organisasi keagamaan dan sekolah, diantaranya yakni PRITA, Fordapim, Mimbar, FPDB, Podium, Madrasah, dan utusan MUI Kecamatan, ikuti pelatihan Imam dan Khotib bagi masyarakat Kota Tanjung Balai, di Aula MUI Tanjung Balai, Senin (13/9) pagi.

Kegiatan yang mengusung tema “Dalam Mewujudkan Rahmatan Lil A’lamin Bagi Masyarakat Kota Tanjung Balai” tersebut diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan MUI Kota Tanjung Balai dan dibuka secara resmi oleh Plt Wali Kota Tanjung Balai Waris Tholib

Adapun Narasumber dalam kegiatan pelatihan tersebut yakni Ustadz Ramlan Panjaitan, yang bertindak menjadi Pelatih Imam dan Ustadz Afrizal Zulkarnain sebagai Pelatih Khatib.

Waris Tholib dalam sambutannya,  menyampaikan kepada seluruh peserta pelatihan, agar memanfaatkan momentum berharga tersebut untuk mengembangkan diri dan  meningkatkan wawasan keislaman.

Waris berharap pelatihan itu memberikan pemahaman tentang pelaksanaan syariat Islam dan meningkatkan peran khatib dan imam dalam pembinaan spiritualitas masyarakat.

Dikatakan Waris, peserta harus belajar serius dan benar-benar mengikuti pelatihan. jangan sampai sebagai Khatib menyampaikan dakwah ujaran kebencian, membuka aib orang, apalagi tidak sesuai kaidah dan tidak memahami aturan khotbah,” ucap Waris.

Menurutnya, Khotib dan Imam mempunyai peran kedudukan yang sama yakni selalu berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam setiap kegiatan-kegiatan.

Kedua pemuka agama tersebut harus membina umat dari berbagai persoalan. Terlebih di tengah kemunculan berbagai fenomena penyimpangan ajaran agama oleh pihak-pihak tertentu.

“Tugas dan tanggung jawab para khatib dan juga imam masjid adalah dalam menangani berbagai isu agar dapat diselesaikan dengan baik. Dakwah yang santun, semoga bisa tersebar luas dan dapat diterima oleh masyarakat Tanjung Balai. Khatib dan Imam harus bisa membawa misi Rahmatal Lil A’lamin, menjadi penyejuk di Tanjung Balai, kota yang kita cintai ini,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut,  Waris juga menyerahkan Kain Sarung secara simbolis kepada peserta training sebagai bentuk komitmen Pemko Tanjung Balai untuk mendukung program MUI Tanjung Balai yang menggelar kegiatan Pelatihan Khatib dan Imam tersebut.

Hadir dalam acara pelatihan Ketua MUI Tanjung Balai Hajarul Aswadi,  Kabag Umum Hurmaini Nasution dan Kabag Kessos Mhd Fakhrialdi. (Rivaldo).