KPK Tahan Kepala Bappenda Labura Dalam Perkara Pengurusan DAK

oleh -
KPK Tahan Kepala Bappenda Labura Dalam Perkara Pengurusan DAK

Asahan |Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) Agusman Sinaga.

Agusman Sinaga ditahan KPK untuk 20 hari ke depan sejak 12 November sampai dengan 1 Desember 2020 di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih Jakarta, atas perkara dugaan tindak pidana korupsi pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD-P 2017 dan APBD 2018 untuk Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Sebelumnya, KPK telah menahan tersangka Bupati Labura Kharuddin Syah dan mantan Wakil Bendahara Umum PPP Puji Hartono dan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, pada 10 November 2020 dalam kasus yang sama.

Demikian disampaikan Jubir KPK Ali Fikri melalui siaran persnya yang diterima beritanusa.com, Kamis (12/11/2020) sekira pukul 17.39 WIB di Kisaran.

Agusman Sinaga disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Fikri menjelaskan, perkara tersebut merupakan pengembangan dari perkara dugaan suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah dalam RAPBN Perubahan Tahun 2018 yang diawali dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK pada Jumat 4 Mei 2018 di Jakarta dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp400 juta rupiah.

Dari OTT tersebut, KPK menetapkan 6 orang tersangka dan sudah divonis bersalah oleh Majelis Hakim Tipikor.  Keenamnya, masing – masing; Amin Santono (Anggota Komisi XI DPR RI); Eka Kamaluddin (Swasta/perantara); Yaya Purnomo (Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman Ditjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu); Ahmad Ghiast (Swasta/kontraktor); Sukiman (Anggota DPR periode 2014 – 2019); dan Natan Pasomba (Plt. dan Pj. Kadis Pekerjaan Umum Kabupaten Arfak, Papua).

Selain enam orang tersebut, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka lainnya;  Budi Budiman (Wali Kota Tasikmalaya); Kharuddin Syah (Bupati Labura); Puji Hartono (Wakil Bendum PPP 2016 – 2019); dan Irgan Chairul Mahfiz (mantan Anggota DPR RI 2014 – 2019.

Untuk kepentingan penyidikan, para tersangka ditahan selama 20 hari ke depan terhitung sejak tanggal 12 November 2020 sampai dengan 1 Desember 2020 di Rumah Tahanan KPK Gedung Merah Putih Jakarta. (Yanto).