Kasus Suami Bunuh Istri di Asahan, Isak Tangis Keluarga Sambut Kedatangan Jenazah Ayu

oleh -

Asahan | Isak tangis keluarga dan kerabat menyambut kedatangan jenazah Ayu Widati Siregar (24) yang tewas ditangan suaminya sendiri Hari Irawan (29) di kediaman orang tuanya di desa Sei Lama, dusun II, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (28/5/2020).

Tangisan pecah saat jenazah almarhumah Ayu Widati Siregar baru tiba menggunakan mobil Ambulance dari Rumah Sakit Jasamen Saragih Kota Pematang Siantar untuk keperluan Autopsi.

Korban Ayu Widati Siregar tewas dibunuh menggunakan sebilah kapak di rumah orang tua pelaku di Desa Seilama, dusun II, Kecamatan Simpang Empat yang terjadi pada hari Rabu, (27/5/2020) sekitar pukul 15.00 wib.

Informasi yang diperoleh di rumah duka. Korban merupakan pribadi yang baik dan suka bergaul dilingkungan sekitar dan mempunyai anak masih berusia sekitar 3 tahun.

“Almarhumah merupakan anak yang baik dan ramah serta bergaul dengan warga sekitar. Kami juga terkejut mendengar kejadian itu, apalagi almarhumah meninggalkan anak masih berusia 3 tahun, “kata warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Masih kata dia, pelaku yang merupakan suami korban belum lama tinggal di rumah orang tuanya karena baru pulang merantau.

“Setahu kami kalau suaminya itu baru pulang merantau kurang lebih 3 bulan dirumah kerena baru pulang dari Malaysia sebelum pandemi covid -19 melanda Indonesia, “ungkapnya.

Pantauan Wartawan di rumah duka, Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto, S. I. K. melalui Kapolsek Simpang Empat, AKP Henma Limbong menyerahkan tali asih kepada keluarga almarhumah dan selanjutnya sebelum dikebumikan di pemakaman umum Desa Sei Lama terlebih dahulu jenazah almarhumah di salatkan. (Yanto)