Kabupaten Asahan Segera Laksanakan Belajar Tatap Muka

oleh -
Kabupaten Asahan Segera Laksanakan Belajar Tatap Muka
Keterangan foto : Wabup Asahan Taufik Zainal Abidin, S. Sos., M. Si. Meninjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Massal, Senin (7/6/2021) di Puskesmas Sidodadi. Foto : Yanto : Beritanusa.

Asahan | Wakil Bupati (Wabup) Asahan Taufik Zainal Abidin, S. Sos., M. Si. mengatakan, bahwa proses belajar mengajar tatap muka di wilayah Kabupaten Asahan akan segera dilaksanakan seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 di Asahan dengan status zona kuning.

Hal ini dikatakan Wabup saat meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 secara massal, Senin (7/6/2021) di Puskesmas Sidodadi Kisaran Barat Kabupaten Asahan.

Pemberlakuan belajar tatap muka itu rencananya akan dilaksanakan Bulan Juli 2021 dan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor : 01/KB/2020, Nomor : 516 Tahun 2020, Nomor : HK 03.01/Menkes/363/2020, Nomor : 440-882 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akdemik 2020/2021 Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Sejalan dengan SKB 4 Menteri tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan juga akan jemput bola melaksanakan Vaksinasi massal di sekolah -sekolah atau tempat pendidikan lainnya.

“Insya Allah, sistem pembelajaran secara tatap muka di Kabupaten Asahan akan dilaksanakan pada bulan Juli ini. Hal ini dikarenakan saat ini Kabupaten Asahan sudah termasuk wilayah zona kuning dalam kasus Covid-19,” ucapnya.

Taufik berharap kegiatan ini mampu sebagai salah satu hal untuk mendukung proses belajar secara terbuka, sehingga para tenaga pendidik yang ikut dalam vaksinasi massal hari ini diharapkan dapat menunjang dimulainya proses pembelajaran tatap muka sehingga berjalan dengan lancar dan aman.

“Masyarakat yang telah di vaksinasi diminta tetap menjaga dan menjalankan protokol kesehatan, karena bagaimanapun meskipun sudah divaksin, seluruh masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (Yanto).