Gugus Tugas Gelar Tekhnis Percepatan Penanggulangan Covid 19

oleh -

Tegal | Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Kab. Tegal Jumat (1/5/2020) siang tadi melaksanakan kegiatan penjelasan teknis strategi kesiapan dan percepatan penanganan covid 19. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Pemda Kab Tegal dihadiri Bupati Tegal Hj. Uni Azizah, Wakil Bupati Sabilllah Ardie, Sekda Dr. Widodo Joko Mulyono, Kepala Dinkes dr. Henda Setiadji, Dandim 0712/Tegal  Letkol Inf. Richard Arnold Y. Sangari, jajaran Polres Tegal, para Camat dan Forkompimda.

Bupati Tegal Hj. Umi Azizah dalam sambutannya mengatakan  covid 19 sudah hampir 2 bulan akan tetapi perkembangannya sangat memprihatinkan upaya yang telah dilakukan dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat Desa oleh seluruh elemen masyarakat. Luar biasa saya harus mengapresiasi menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh komponen masyarakat. “Terus bergerak pencegahan covid 19 dari hasil evaluasi kesadaran masyarakat masih sangat kurang. Pnerapan protokol kesehatan diasakan masih sangat memprihatinkan terutama di titik-titik bertemunya para warga yang setiap hari bergerak di bidang ekonomi seperti di pasar, toko swalayan dan di tempat yang lain” pesan Bupati Umi

Dikatakan sejalan dengan rekomendasi dari WHO bahwa untuk melakukan pencegahan covid ini disarankan menggunakan masker. Selalu menggunakan masker dan melakukan physical distancing seperti pertemuan, cuci tangan pakai sabun.

Pemerintah Kabupaten Tegal menurutnya terus, menginisiasi pengadaan masker dan hari ini telah dibagikan ke beberapa institusi termasuk didalamnya pemerintah Kecamatan sampai ke Pemerintah desa. Gubernur menerbitkan instruksi agar pencegahan  covid ni dilakukan sampai ke tingkat RT dengan dibentuknya Satgas Joko Tonggo.

Dibagian akhir dikatakan, menindaklanjuti Permendes juga SK Kementerian Desa bahwa pemerintah Desa juga harus menyiapkan tempat isolasi di tingkat desa  Apakah itu di gedung gedung sekolah dasar SMP di masjid maupun mushola karena ini tidak menjadi tanggung jawab pemerintah akan tetapi menjadi tanggung jawab bersama, pungkasnya

Sementara Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Y. Sangari mengatakan pelaksanaan sosialisasi bahaya covid 19 disetiap kecamatan sudah berjalan dengan baik. Namun hal ini harus tetap dimaksimalkan. “Bangun kerjasama antar para camat, Kapolsek dan Koramil. Lakukan kontrol pasar dengan tetap menjalankan fisikal distaincing. 

Masyarakat oleh Dandim tetap diminta mengamankan lingkungan desa atau perkampungan  dengan mengurangi jalan keluar masuk desa. ” Kita harus dapat saling mengingatkan untuk wajib memakai masker. Titik fokus kita sekarang pada pasar sebagai pusat keramaian. Hindari transaksi dengan saling berpegang tangan” pesannya. (Dasuki)