Dinkes Asahan Siap Laksanakan Vaksinasi Covid-19

oleh -
Keterangan Foto : Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan. Foto Ilustrasi : Yanto/beritanusa.

Asahan | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyatakan kesiapannya dalam melaksanakan Vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Erfina br. Tarigan kepada Wartawan melalui selulernya, Rabu (20/1/2021) di Kisaran.

Erfina mengklaim kesiapan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Asahan saat ini sudah mencapai 90 persen dengan mengacu kepada berbagai kegiatan yang dilakukan.

Menurut Erfina, pihaknya bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (BPK) Batam telah melakukan pelatihan – pelatihan aplikasi vaksinasi, baik dengan tatap muka maupun secara Zoom meeting terhadap tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 2 orang setiap Puskesmas di hampir seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Asahan.

“Hampir seluruh Puskesmas yang ada, sudah kita berikan pelatihan – pelatihan dengan tujuan menghasilkan tenaga yang ahli dan profesional di bidangnya,” tukasnya.

Erfina juga mengatakan, akan menambah tenaga kesehatan di setiap Puskesmas untuk mengantisipasi antusias masyarakat yang hadir menerima Vaksin.

“Kedatangan Vaksin tahap kedua sebanyak 34.840 akan didistribusikan ke 33 Kabupaten/ Kota di Sumatera Utara. Namun kita belum tahu pasti berapa banyak Vaksin yang akan tiba di Asahan. Kita masih menunggu informasi dari Dinkes Pemprosu,” ujarnya.

Kendati belum tahu pasti kapan kedatangan Vaksin, Ervina juga telah menyiapkan tempat penyimpanan Vaksin termasuk pengaturan suhu agar Vaksin tetap steril dan aman jika disuntikkan kepada masyarakat.

Wanita Suku Karo ini juga menyatakan, bahwa pihaknya siap menjadi garda terdepan dalam melaksanakan dan menerima vaksin asal Sinovac itu.

Begitupun, Elvina mengharapkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai imbauan Ketua Gugus Tugas Covid-19 H. Surya, B.Sc. menerapkan 3M, yaitu; memakai masker jika berada di ruang publik, menjaga jarak aman dan sering mencuci tangan pakai sabun dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19. (Yanto)