Demo Ampibi Ricuh, Polres Batu Bara Tetapkan 9 Tersangka

oleh -
Demo Ampibi Ricuh, Polres Batu Bara Tetapkan 9 Tersangka

Batu Bara | Demo Alinasi Mahasiswa Masyarakat Pemuda/i dan Buruh Batu Bara (AMPIBI BB) di depan Kantor DPRD Batu Bara Senin lalu menuai kericuhan, sehingga Polres Batu Bara mengamankan sebanyak 45 orang dan menetapkan 9 orang tersangka setelah melalui  pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Batu Bara.

Hal itu diungkapkapkan Kapolres Batu Bara AKBP H Ikhwan Lubis SH MH pada Press releasenya, Selasa (13/10/2020) sekitar pukul 19.00 WIB, bahwa 9 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, 7 darinya dilakukan penahanan. Sedangkan 2 lainnya masih dibawah umur dan berstatus pelajar tidak ditahan namun dikenai wajib lapor.

Kapolres Batu Bara AKBP H Ikhwan Lubis SH MH menjelaskan 7 orang dari tersangka yang ditahan adalah warga Kabupaten Batu Bara yakni SR (44) warga Desa Simpang Gambus Kecamatan Lima Puluh,  MA (20) warga Desa Sipare – pare Kecamatan Air Putih,  MF(23) warga  Desa Bandar Sono Kecamatan Nbung Hangus,  MS (23) warga  Desa Kuala Tanjung Kecamatan  Sei Suka, AG (40) warga Blok X Desa Pamatang Cengkring Kecamatan Medang Deras, JS (20) serta BDP (20) warga Kabupaten Simalungun.

Sedangkan, dua tersangka lainnya masih berstatus dibawah umur yang tidak dilakukan penahanan adalah AZ (16) warga Kecamatan Datuk Lima Puluh dan MA (15) warga Kecamatan Medang Deras.

Para tersangka dijerat pasal berlapis berdasarkan UU No 4 Tahun 1984 tentang Pemberantasan Penyakit Menular, UU No. 6 Tahun 2008 Tentang Karantina dan Pasal 160 KUHP.

Sedangkan 36 orang lainnya yang sempat diamankan dan akhirnya dilepaskan sebelumnya dilakukan pembinaan, diantara 36 orang yang dilepaskan 17 orang remaja berusia 17 tahun

“Seorang yang positif narkoba masih berstatus pelajar serta dilakukan rehabilitasi dan telah dipulangkan atas jaminan orang tuanya”, ungkap Kapolres.

Dipaparkan Kapolres Batu Bara, bagi para tersangka memiliki berbagai berperan seperti melawan petugas yang lagi bertugas, mendorong pintu pagar kantor DPRD Batu Bara dan berteriak dengan perkataan serang, provokator, berorasi memancing emosi massa dan ada yang berperan melempari petugas pengaman dengan batu. (Yusuf)