Bupati Asahan Buka Program Gratieks Komoditas Pertanian 2024

oleh -
Bupati Asahan Buka Program Gratieks Komoditas Pertanian 2024
Keterangan foto : Bupati Asahan H. Surya, B. Sc. Diwakili Sekda Drs. Jhon Hardi Nasution, M. Si. Bertukar Cinderamata Usai Acara Pembukaan Gratieks, Selasa (8/6/2021) di Hotel Marina Kisaran. Foto : Yanto/beritanusa.

Asahan | Bupati Asahan diwakili Sekda Kabupaten Asahan Drs. Jhon Hardi Nasution, M. Si. membuka Sosialisasi Program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) 2024 Komoditas Pertanian, Selasa (8/6/2021) di Aula Hotel Marina Kisaran.

Sosialisasi program Gratieks bertujuan menyukseskan pembangunan pertanian di wilayah layanan Karantina Tanjungbalai Asahan.

John Hardi menyampaikan, atas nama Pemkab Asahan dan menyambut baik atas edukasi yang diberikan kepada masyarakat pelaku usaha dan UMKM tentang gerakan tiga kali lipat ekspor Kabupaten Asahan.

Menurut Jhon, hal itu sangat bersinergi dengan visi misi dan program Bupati pada penjabaran poin 2, 3 dan 4 yakni, Meningkatkan kerjasama intensif dengan pelaku usaha dan kelompok masyarakat, meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi serta menciptakan iklim yang kondusif dan kemudahan investasi bagi pengembangan usaha dalam menciptakan lapangan kerja.

Pemerintah dan lembaga terkait harus mengedukasi pelaku usaha dan UMKM agar dapat bersaing dan memasuki pasar ekspor atau pasar global.

Tidak bisa dipungkiri, masih sulit bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk bisa menembus pasar global. Hal ini dikarenakan rumitnya perizinan hingga kualitas produk yang belum berdaya saing. Diharapkan para pemangku kepentingan duduk bersama memecahkan permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha dan UMKM untuk bisa menembus pasar global.

Gratieks dapat mendorong dan mengedukasi para pelaku usaha UMKM untuk memasuki pasar ekspor atau pasar global selain dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan capaian ekspor juga sebagai ajang untuk meningkatkan daya saing di pasar global serta dapat meningkatkan devisa negara pada umumnya dan Kabupaten Asahan pada khususnya di masa pandemi covid 19 saat ini.

Sebelumnya, Kepala Karantina Pertanian Tanjungbalai Asahan Edward Syam, S.P.,  M.M. mengatakan, Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian berkomitmen dalam memfasilitasi serta mendorong akselerasi ekspor komoditas pertanian di Indonesia dengan berkoordinasi dan bekerjasama dengan Instansi terkait.

Dia berharap gerakan ini mampu meningkatkan ekspor komoditas pertanian melalui upaya penguatan aktivitas produksi (on farm) maupun aktivitas pasca produksi (off farm). Kemudian mendorong pengusaha dan pelaku usaha pertanian untuk melipat gandakan produksi, dan para eksportir didorong pula agar melipat gandakan lalu lintas ekspor komoditas pertanian menjadi tiga kali lipat sampai 2024.

“Gratieks merupakan langkah strategis program jangka panjang dalam meningkatkan sisi produksi hingga 7 % per tahun, sekaligus merealisasikan arahan Presiden dan Mentan dalam mendorong roda ekonomi nasional,” kata Edward.

Berdasarkan data Kantor Karantina Pertanian Tanjungbalai Asahan ada 5 produk eksport unggulan di wilayah Kabupaten Batubara, Kabupaten Asahan, Kota Tanjungbalai, dan Kabupaten Labuhan Batu Utara yaitu;  minyak sawit dan turunannya, kelapa parut, sapu lidi, buah pisang dan domba.

Hadir dalam acara itu, KPPBC Kuala Tanjung, KSOP Tanjungbalai Asahan, Kepala BPS Asahan, Pelindo Tanjungbalai, Dandim 0208/Asahan (diwakili), Kapolres Asahan (diwakili), Kadis Kopdag Asahan, Sekretaris Distan dan pelaku usaha. (Yanto).