Bupati Abuya Resmikan Gedung RITN di RSU Muyang Kite

oleh -
Bupati Abuya Resmikan Gedung RITN di RSU Muyang Kite
Keterangan Foto : Bupati Sarkawi saat resmikan Gedung RITN di RSU MUYANG Kute Rabu 30 September 2020. (foto : Abdul Rahman/Beritanusa)

Bener MeriahBupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi atau yang sering disapa Abuya meresmikan gedung RITN untuk ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Munyang Kute Redelong, Kabupaten Bener Meriah, Rabu 30 September 2020.

Direktur Rumah Sakit Muyang Kute – Redelong dr. Sri Tabah Hati, Sp.An, menyampaikan bahwa pembangunan RITN ini merupakan intruksi dari Pemerintah Pusat dalam rangka upaya percepatan penanganan Covid -19, khususnya kabupaten Bener Meriah.

“Saat ini, di Aceh hanya ada dua gedung RITN untuk tekanan isolasi negatif yakni di RSU Zainal Abidin dan RSU Bener Meriah” kata Sri Tabah Hati.

Menurutnya, proyek pekerjaan pembangunan gedung RITN yang menelan anggaran Rp 6 Miliar selesai dikerjakan tepat waktu.

Dijelaskan Sri, bahwa ruang isolasi tekanan negatif ini berstandar nasional, pembangunan dan penataan fasilitas mengikuti standar yang di tetapkan oleh Kementerian kesehatan.

Dimana gedung tersebut memiliki fasilitas sebagai berikut, 8 tempat tidur, ventilator anak dan dewasa, masing – masing ruang dilengkapi dengan monitor hemodynamic, ruang X – Ray mobile serta tenaga kesehatan yang terlatih.

Selain itu, kata Direktur Munyang Kute, fasilitas X-Ray mobile belum tersedia saat ini, karena anggaran untuk X – Ray belum ada, tapi kita upaya di tahun 2021. Sementara untuk tenaga kesehatan yang terlatih kita tempatkan digedung ini per-sip tiga orang.

” jadi, untuk tenaga kesehatan tidak ada kendala, hanya saja pengadaan X Ray Mobile baru terealisasi tahun depan “ucap Sri Tabah Hati.

Ia juga menambahkan, dengan adanya gedung baru ini akan menjadi salah satu ujung tombak dalam penanganan virus Corona demi mengembalikan kondisi daerah yang harmoni dan sejahtera. Up

Ditempat yang sama Bupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi mengatakan gedung baru ini nantinya untuk ruang isolasi bagi pasien yang terpapar wabah virus corona.

Saat ini, kata Abuya, kasus Covid – 19, di Indonesia cenderung bertambah, rata – rata setiap hari yang terpapar virus corona mencapai 40 ribu orang. Sedangkan untuk Aceh, ratusan orang perhari yang terinfeksi Covid -19.

Untuk itu, orang nomor satu di daerah penghasil kopi Arabika ini berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan.

“Walaupun gedun baru ini diresmikan, kita berharap jangan ada pasien, kendati pun nanti ada pasien gedung ruang isolasi negatif sudah ada, ini menjadi kebanggaan masyarakat Bener Meriah” harap Bupati.

Hadir dalam peresmian tersebut forkopimda, para asisten, kepala SKPK dan Jajaran Rumah Sakit Muyang Kute, tetap mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker.(Rahman)