02
Feb 2017
Si Kembar Berpegangan Tangan dalam Rahim demi Bertahan Hidup
Ditulis oleh TEMPO/ND
Print

BERITANUSA – Sepasang bayi kembar identik di Inggris memastikan mereka dapat terus hidup dengan memegang tangan satu sama lain ketika berada dalam kandungan ibunya.

Hayley Lampshire, 27 tahun, dari Kidlington, Oxfordshire, menemukan anak kembarnya mengalami situasi yang jarang terjadi ketika mereka mampu berbagi satu kantong amniotik. Padahal biasanya seorang bayi memiliki kantong amniotik sendiri.

 

Satu kantong amniotik sangat berisiko jika bayi kembar bergerak. Dokter memperingatkan kemungkinan tali pusat mereka akan memutar, menyebabkan mereka kelaparan, atau tali pusarnya malah menjerat leher mereka.

 

Seolah tahu risiko itu, kedua bayi yang dikandung Hayley bertahan untuk hidup dengan cara tidak meninggalkan satu sama lain. Ketika menjalani proses pemindaian, Hayley kagum bercampur haru ketika melihat dua anak lelakinya itu saling berpelukan dan berpegangan tangan.

 

Seperti dilansir Daily Mail pada 31 Januari 2017, situasi ini terlihat setiap kali scan atau USG dilakukan. Bahkan, hingga kini, Rowan dan Blake yang lahir pada 25 Agustus 2016 tetap berpelukan satu sama lain.

 

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Hayley, yang merupakan guru sekolah dasar, menuturkan ia dan suaminya, Charlie, awalnya merasa sedih ketika menemukan bayinya berada dalam bahaya.

 

"Karena mereka berada di dalam kantong amniotik yang sama. Tali pusarnya dapat terbelit jika mereka bergerak, sehingga mencegah oksigen dan pasokan makanan masuk. Kami tidak dapat berbuat apa-apa untuk mencegahnya, yang merupakan hal yang menakutkan," ujar Hayley.

 

Beruntung, bayi kembar itu tetap berdekatan untuk memastikan terus hidup. Dalam beberapa gambar pun, mereka terlihat berpelukan.

 

"Kami lega ketika mereka lahir dengan selamat dan kini dalam kondisi sangat baik. Saya dan Charlie takut pada awalnya, tapi kami ingin berbagi cerita ini untuk meyakinkan orang lain untuk tidak putus harapan," kata Hayley.

 

Dua bayi itu lahir normal dengan berjarak 36 detik. Rowan memiliki berat 2,12 kilogram, sementara Blake 2,05 kg. Mereka menjalani perawatan di ruang khusus.

Si Kembar Berpegangan Tangan dalam Rahim demi Bertahan Hidup