11
Jul 2018
Kengo Kuma & Koichi Takada Kolaborasi Menara Hunian Crown Group
Ditulis oleh BERITANUSA/AMEL
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Arsitek Jepang yang terkenal di Dunia, Kengo Kuma, yang bermitra dengan firma arsitektur Australia, Koichi Takada Architects, telah dinobatkan sebagai pemenang dalam kompetisi desain untuk menara hunian baru Crown Group di kawasan Waterloo, Sydney.

Membentuk sebagian dari pembangunan lima menara hunian di Waterloo yang juga mencakup tiga menara yang dirancang secara eksklusif oleh Koichi Takada Architects dan sebuah manara yang dirancang oleh arsitek yang berbasis di Sydney, Silvester Fuller, menara hunian setinggi 19 lantai ini akan menampilkan kolam renang tanpa batas yang terletak di atap menara, pusat kebugaran dan ruang komunitas dengan eksterior hijau penuh tanaman yang dirancang untuk menghadirkan hutan rimbun yang bertingkat.

Rencana pembangunan yang berlokasi di 48 O'Dea Avenue Waterloo tersebut akan terdiri dari 384 unit apartemen mewah di lima menara hunian, dari 4 hingga 19 lantai serta gabungan restoran, kafe, dan pertokoan.

Diawasi oleh pemerintahan kota Sydney, kompetisi untuk mendesain pembangunan hunian tertinggi ini menarik sejumlah besar panel ahli termasuk arsitek independen, untuk menilai keunggulan desain arsitektur. Pemenangnya secara resmi diumumkan bulan lalu.

Ini akan menjadi kali pertamanya Kengo Kuma and Associates  merancang hunian untuk pengembang Australia pemenang penghargaan yang mendirikan pembangunan pertamanya di kawasan Bondi pada tahun 1996.

Terkenal akan desainnya yang menunjukkan rasa hormat terhadap tradisi lokal sembari mempertimbangkan akan kebutuhan di masa depan, Kengo Kuma baru-baru ini mendesain Stadion Olimpiade 2020 Tokyo dan Museum V&A di Dundee, Skotlandia, yang diakui secara internasional.

Komisaris dan Group CEO Crown Group, Iwan Sunito, mengatakan dia bangga melihat tiga perusahaan arsitektur yang terlibat dalam pengembangan menara hunian baru yang akan menjadi kebanggaan bagi perusahaan di daerah Waterloo. Menurut Iwan Sumito, kolaborasi yang tercipta antara Kengo Kuma dan Koichi Takada adalah yang pertama kali di Dunia.

"Kengo Kuma dan Koichi Takada memiliki gaya dan etos unik masing-masing, yang sesuai dengan keinginan Crown Group untuk mendorong batas-batas desain," kata Iwan.

“Kedua arsitek ini telah terbukti sebagai pemimpin sejati di bidangnya, terkenal karena kreativitas mereka. Saya merasa kolaborasi keduanya akan mengarah pada sesuatu yang baru dan unik untuk Sydney”

“Kami sangat bersemangat untuk dapat mengambil langkah berikutnya dalam melanjutkan jalur desain kota Sydney yang semakin dikenal akan keunikan arsitektur kotanya”

"Proyek ini akan menjadi tambahan hunian baru berdesain modern di daerah Green Square, Sydney yang sedang berkembang," Sunito menambahkan.

Proyek ini akan menjadi pengembangan ketiga bagi Crown Group di Waterloo, setelah proyek pemenang penghargaan, Viking by Crown Group yang sudah diselesaikan pada tahun 2014 dan Waterfall by Crown Group yang diluncurkan pada tahun lalu.

Kengo Kuma mendirikan *Kengo Kuma and Associates, Inc. pada tahun 1990 dan perusahaan telah menciptakan sejarah panjang di negara asal sang arsitek; Jepang, tetapi tahun lalu melakukan pekerjaan pertamanya di Australia dengan menara di kawasan Circular Quay Sydney dan The Darling Exchange yang merupakan bagian dari rencana Pemerintah NSW senilai Rp. 34 Triliun untuk mengembangkan kembali kawasan Darling Harbour. Kengo belajar di Universitas Columbia di New York City dan berhasil masuk dalam lima besar Dezeen Hot List tahun lalu.(AMEL)

Kengo Kuma & Koichi Takada Kolaborasi Menara Hunian Crown Group
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us