03
Jul 2018
Jambret Marak Jelang AG 2018, Sandi Minta Aparat Bertindak Tegas
Ditulis oleh POSKOTA/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA –  Belakangan ini marak terjadi penjambretan di DKI Jakarta. Salah satunya pada Minggu (1/7/2018) lalu, seorang perempuan yang menumpagi ojek online (ojol) tewas terjatuh akibat dijambret dua bandit.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan fenomena seperti ini harus ditindak tegas.

Sandi mengatakan akan menindak tegas bagi para pelaku kejahatan. Ia pun menambahkan, akan bekerja sama dengan pihak kepolisian demi menjaga keamanan dan ketentraman di DKI Jakarta. Terlebih event Asian Games sudah semakin dekat, sehingga keamanan pun perlu ditingkatkan.

“Makanya itu jangan sampai kita lengah ini sudah mau masuk Asian Games,” ujar Sandi pada Selasa (3/7/2018), di area Gedung PPKPI Pasar Rebo, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur.

Padahal menurutnya, dibandingkan tahun lalu, tingkat kriminalitas sudah lebih rendah. Ia pun menilai kalau ekonomi sudah membaik dan tingkat pengangguran sudah menurun hingga turun ke angka 5,34 persen.

Karena tingkat pengangguran turun yang menandakan ekonomi semakin membaik, semestinya tidak ada alasan lagi untuk berbuat tindakan kriminal. Karena itu, tindakan kriminal seperti penjambretan ini harus ditindak tegas oleh aparat.

“Untuk masyarakat yang kekurangan dari segi ekonomi, sudah kita berikan jalan melalui pelatihan, melalui program Ok Oce yang sekarang sudah turun di kelurahan. Jadi sudah tidak ada lagi ruang untuk kegiatan yang mengancam kestabilan dan keamanan masyarakat,” tandasnya.

Jambret Marak Jelang AG 2018, Sandi Minta Aparat Bertindak Tegas
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us