30
Jun 2018
Lagi, Polandia Tuntut Jerman Ganti Rugi Perang Dunia II
Ditulis oleh TEMPO/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Pemimpin partai berkuasa Polandia, Jaroslaw Kaczynski, pada Jumat 29 Juni, kembali menuntut agar pemerintah Jerman membayar ganti rugi selama Perang Dunia II.

"Ini adalah masalah Polandia-Jerman, maksud saya, Jerman yang menyerbu Polandia, membunuh jutaan orang, menghancurkan barang-barang dan kami harus diberi kompensasi untuk ini," kata Kaczynski dalam wawancara dengan radio, seperti dilaporkan Reuters, 29 Juni 2018.

Kaczynski juga mengatakan bahwa hubungan Polandia-AS rusak karena undang-undang Polandia yang mengancam hukuman penjara bagi warga negara Polandia yang terlibat dalam kejahatan Nazi terhadap orang Yahudi. Undang-undang itu semakin diawasi minggu ini setelah berbulan-bulan bernegosiasi dengan Israel.

Masalah ganti rugi perang ini telah diangkat oleh sejumlah politisi Polandia dalam beberapa tahun terakhir, termasuk mantan menteri pertahanan Antoni Macierewicz dan mantan perdana menteri Beata Szydlo.

Pada September 2017, Polandia membentuk komite investigasi parlemen untuk menghitung jumlah kerugian Perang Dunia II yang diyakini Jerman telah berutang kepada Polandia karena membawa kehancuran Perang Dunia II ke Polandia. Namun Jerman menolak tuntutan Polanda dan mengatakan telah membayar kerugian yang cukup besar untuk keseluruhan kerusakan Perang Dunia II di Polandia.

"Polandia membuat keputusan yang mengikat pada Agustus 1953 untuk melepaskan tuntutan ganti rugi perang lebih lanjut. Isu ini telah diselesaikan secara hukum dan politik," kata juru bicara pemerintah Jerman Steffen Seibert, seperti dilansir Russia Today.

Polandia diserang oleh Nazi Jerman pada 1939, dan melakukan eksekusi massal pertamanya di wilayah Polandia. Sebelum Perang Dunia II, sekitar tiga juta orang Yahudi tinggal di Polandia, tetapi hanya 300.000 dari mereka yang selamat hingga akhir Perang Dunia II.

"Sebagai akibat dari perang, pendudukan, pemusnahan orang Yahudi, dan perpindahan populasi yang disebabkan oleh kebijakan teritorial, populasi Polandia menurun dari sekitar 35 juta menjadi sekitar 24 juta jiwa, berdasarkan sensus pada akhir abad ke-19," tulis pernyataan The Polish Institute of National Remembrance.

Polandia bukan satu-satunya negara yang menuntut ganti rugi ke Jerman karena Perang Dunia II. Pada 2015, Yunani mengatakan bahwa Jerman berhutang tidak kurang dari US$ 330 miliar atau Rp 4.721 triliun akibat kerusakan yang diakibatkan oleh Perang Dunia II. Jerman mengatakan sudah membayar Yunani pada 1950-an dan juga membayar korban kejahatan Nazi pada awal 1960-an, dan menyangkal Jerman masih berhutang kepada Yunani.

Lagi, Polandia Tuntut Jerman Ganti Rugi Perang Dunia II
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us