BERITANUSA - Polisi memburu pelaku penganiayaan yang menyebabkan satu orang tewas saat sahur on the road (SOTR) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu 9 Juni 2018. Korban tewas merupakan alumni SMAN 29 yang baru lulus tahun ini.

Korban tewas di dekat SMP Negeri 9 Jalan Kerinci Kelurahan Gunung itu bernama Leonardo Pamanda, 17 tahun. Leonardo tewas akibat luka bacokan.

Kepala Kepolisian Resor Jakarta Selatan Komisaris Besar Indra Jafar mengatakan polisi sedang mengejar para pelaku yang ikut tawuran saat SOTR kemarin. "Kami sudah kantongi ciri-ciri pelakunya," kata Indra saat dihubungi, Minggu, 10 Juni 2018.

Indra mengatakan kejadian bermula saat rombongam siswa SMA Negeri 29 sebanyak 60 orang melakukan SOTR dengan rute sekolahnya- Velbag - Kemang. Pada saat sampai di Kemang, rombongan siswa tersebut sempat bentrok dengan kelompok SOTR lain.

Rombongan SOTR SMAN 29 ini juga sempat tawuran dengan kelompok lain di Jalan Pangeran Antasari. "Bentrok di sana juga ada korban luka sayat senjata tajam, korban mendapat perawatan di RS Fatmawati," kata Indra.

Meski sempat tawuran, rombongan yang terdiri dari pelajar dan alumni ini kembali melanjutkan SOTR dengan membagikan makanan. Setelah membagikan makanan dan sahur, rombongan siswa berencana kembali ke sekolah mereka.

Sampai di Jalan Kerinci dekat SMP 19, rombongan berhenti untuk makan sahur. "Tiba-tiba mereka diserang sekelompok pemuda sekitar 40 motor, dan langsung kabur," ujarnya.

Dalam peristiwa bentrokan tersebut dua orang rombongan Sahur On The Road SMAN 29 terluka, yakni Leonardo dan Muhamad Biqi Afath, 18 tahun. Nahas, nyawa Leonardo tak tertolong karena sabetan senjata tajam ke arahnya menembus ke paru-parunya. Sedangkan Muhamad Biqi mengalami luka sabetan di bagian punggungnya dan dilarikan ke Rumah Sakit Pertamina.(*)

Astaga! Alumni SMA 29 Tewas Saat Sahur On The Road
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us