06
Jun 2018
MUI Minta 5 Program TV Ramadan Distop
Ditulis oleh BERITANUSA/NUH/MEDCOM
PDF Print E-mail

BERITANUSA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mencatat beberapa program di sejumlah televisi tidak patut tayang saat Ramadan. Program-program itu diminta untuk berhenti tayang.

"Kelima program itu antara lain, Ramadan di Rumah Uya Trans 7, Brownis Sahur Trans TV, Ngabuburit Happy Trans TV, Sahurnya Pesbukers ANTV, Pesbukers Ramadhan ANTV," kata Komisi Penelitian dan Pengkajian MUI, Rida Hesti Ratnasari di Gedung MUI, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Juni 2018.

Rida mengatakan, program-program itu telah melampaui batas kepatutan dan kepantasan program Ramadan. MUI merekomendasikan pemberian sanksi berat, yakni berupa pemberhentian penayangan program.

"Program berlabel atau terkait Ramadan  masih banyak ditemukan yang isinya, gaya pembawaannya, dan pilihan waktu tampilannya, tidak sejalan dengan spirit  Ramadan," tutur Rida.

Menurut dia, pelanggaran itu banyak terjadi pada program komedi, tayangan langsung atau program konser musik, dan sinetron. Tiga stasiun televisi  yang mendominasi kritik, yakni Trans TV, Trans 7, dan ANTV.

"Ini disayangkan, karena Trans Corp sebenarnya juga memproduksi sejumlah program positif," ujar Rida.

Meski demikian, pada beberapa program yang masih memperlihatkan kemauan pembenahan. Seperti berkonsultasi dengan MUI, ihwal konsep program Ramadan.

"Beberapa TV datang ke MUI menjelang Ramadhan, untuk mendialogkan rencana program mereka. Ini bukti Itikad baik untuk berbenah. Antara lain, SCTV, TVRI, dan ANTV," pungkas Rida.(*)

MUI Minta 5 Program TV Ramadan Distop
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us