06
Jun 2018
Daihatsu Mulai Terganggu Mitsubishi dan Mobil China
Ditulis oleh OTOSIA/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Daihatsu saat ini menjadi salah satu brand mobil yang dipilih masyarakat karena konsepnya sebagai kendaraan ekonomis. Pilihan mobilnya mengarah ke kesan murah dan terjangkau.

Tahun lalu, mereka bersaing dengan Honda. Namun, kini mereka mulai 'demam' dengan aksi Mitsubishi. Di sisi lain, mereka juga melihat pabrikan China menguat, seperti Wuling.

"Beberapa tahun lalu, kami bersaing dengan Honda (secara angka penjualan). Kini Mitsubishi menguat. Bukan cuma brand Jepang, tetapi juga kini China," kata Senior Director PT Astra Daihatsu Motor Tetsuo Miura.

Dia lalu mengatakan kalau Daihatsu sudah mengantisipasi penguatan dari brand-brand lain ini. "Kami terus berusaha melakukan perbaikan. Kami akan berusaha lebih kuat dan lebih kuat lagi. Baik di sisi penjualan, produksi," ujarnya.

Peta kekuatan tiga brand Jepang, yakni Daihatsu, Mitsubishi, dan Honda sendiri bisa dilihat dari penjualan mereka secara wholesales hingga data terakhir April 2018 PT Astra International.

Menurut keterangan tersebut, Daihatsu sampai saat ini masih memimpin dengan 18.869 unit, sementara Mitsubishi yang riuh karena Xpander meraih 17.863 unit, sedangkan Honda 17.016 unit.

Mitsubishi dengan hadirnya Xpander memang patut bikin demam, apalagi jika melihat perbandingan penjualan brand tersebut tahun lalu. April lalu, Mitsubishi hanya meraih 8.000-an unit, sementara Daihatsu di level 15.000-an unit dan Honda 14.000-an unit.

Sementara itu, Wuling juga menguat. Confero S sebagai MPV termurah pada Maret lalu secara total terjual 931 unit. Jumlah tersebut meningkat dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 565 unit.

Sementara itu, Cortez terjual 629 unit, sedangkan sebelumnya, model ini terjual 444 unit. Belum di level pabrikan Jepang, tapi peningkatannya berlipat ganda.

Daihatsu Mulai Terganggu Mitsubishi dan Mobil China
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us