25
Mei 2018
Demi Nilai, Mahasiswi Nigeria Diperas Nge-Seks dengan Dosennnya
Ditulis oleh TEMPO/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA –Rekaman percakapan mahasiswa asal Nigeria, Monica Osagie dengan seorang dosen, mengenai ajakan untuk tidur bersama beredar luas di internet.



Osagie merekam percakapan tersebut karena berpikir tidak akan ada yang mempercayainya jika dia tidak memiliki bukti kuat mengenai ajakan tidur bersama dari dosennya.

Dosen Nigeria tersebut memberikan Osagie pada dua pilihan, yaitu menerima tawaran untuk tidur bersama atau tidak lulus mata kuliah yang diambilnya.

“Ia mengatakan bahwa nilai ku cukup buruk sehingga memberi ku dua pilihan,”kata Osagie.

Dikutip dari laman CNN.com pada Kamis, 24 Mei 2018, Osagie adalah satu dari beberapa kasus yang pernah dialami mahasiswa Nigeria dan sekarang menjadi pembahasan global melalui gerakan #MeToo.

Di Nigeria, perilaku seksual para predator kampus telah menjadi isu nasional yang sekaligus memperkuat fakta bahwa pelecehan seksual adalah masalah yang dihadapi hampir di seluruh dunia setiap harinya.

Dalam sebuah sesi wawancara dengan CNN, Osagie, 23 tahun, menceritakan memiliki kedekatan sebagai mentor dan mentee dengan dosen tersebut setelah dia membantu mengedit bukunya. Namun yang terjadi, dosen itu mulai membuat Osagie tidak nyaman setelah mengajaknya berkencan. Ia juga yakin bahwa dosennya sengaja membuat nilainya buruk agar ia dapat menidurinya dengan mengancamnya tidak lulus mata kuliah tersebut.

Osagie mengatakan bukan dirinya yang menyebar luaskan rekaman tersebut. Dia hanya menyerahkan rekaman tersebut kepada pihak universitas sebagai bukti, sebelum rekaman tersebut tersebar luas di internet.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Universitas Obafemi Awolowo (OAU) di Negara Bagian Osun, Nigeria, membenarkan suara laki-laki dalam rekaman tersebut ialah suara Richard Akindele, seorang profesor bidang akuntansi di Universitas tersebut. Sedangkan pihak perempuan dalam rekaman ialah Monica Osetobe Osagie, seorang mahasiswa pascasarjana pada program Magister Administrasi Bisnis Reguler.

Pihak universitas saat ini sedang melakukan penyelidikan atas tuduhan Osagie. Universitas juga akan terus melakukan segala hal yang secara hukum dan moral dapat diterima sesuai dengan komitmennya untuk tidak mentoleransi pelecehan seksual, intimidasi dan atau paksaan.

Hingga artikel ini ditulis, dosen tak senonoh tersebut belum mau berbicara dan berkomentar atas kasus tuduhan Osagie.

Demi Nilai, Mahasiswi Nigeria Diperas Nge-Seks dengan Dosennnya
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us