03
Mei 2018
Mayjen Eddie Ingin Pencak Silat Diakui Jadi Warisan Dunia
Ditulis oleh METROTVNEWS/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Ketua Dewan Kehormatan Badan Musyawarah Masyarakat (BAMUS) Betawi, Mayjen TNI (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya ingin kesenian pencak silat terdaftar di UNESCO. Menurutnya, kesenian dalam negeri itu perlu dijadikan sebagai warisan mancanegara.

"Bagaimana kalau pencak silat didaftarkan di UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda," kata Eddie di Auditorium Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis, 3 Mei 2018.

Eddie mengatakan, ide untuk menjadikan pencak silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda sudah dipikirkannya sejak 2014. Kesenian yang sudah mendunia ini, lanjut dia, harus terus dijaga kelestariannya.

"Tahun ini diajukan ke Kementerian Pariwisata mudah-mudahan berjalan dengan baik," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 1984 hingga 1987 ini.

Kiprah Eddie di kancah pencak silat dalam negeri sudah dikenal sejak 1947. Kala itu, dia bersama keluarganya bergerilya melawan penjajah untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Karir Eddie semakin melejit kala menjabat Ketua Ikatan Pencak Seluruh Indonesia (IPSI) DKI Jakarta tahun 1978. Dia gencar melakukan promosi pencak silat hingga ke mancanegara.

Usaha Eddie membuat pencak silat diakui oleh Olympic Committe of Asian (OCA) Komite Olimpiade Asia pada 2003. Secara resmi, pencak silat juga akhirnya dilombakan untuk pertama kalinya pada Asia Beach Games 2008 di Bali.

Atas jasa besarnya, pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Eddie diberi gelar Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Pratama dari Pemerintah RI. Pada Mei 2011, Eddie mendapat gelar Doktor of Philosophy dalam bidang Martial Art dari Asia Pasific Open University, Malaysia.

Mayjen Eddie Ingin Pencak Silat Diakui Jadi Warisan Dunia
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us