01
Mar 2018
Tur Asia Band Legendaris Europe Mampir di Boyolali
Ditulis oleh KRJOGJA/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Band rock legendaris asal Swedia, Europe, akan meramaikan kancah panggung konser Indonesia setelah dipastikan akan tampil dalam Volcano Rock Festival 2018 yang akan digelar di Boyolali, 12 Mei mendatang.

Penampilan di Boyolali akan menjadi satu-satunya persinggahan mereka di Asia dalam rangkaian tur dunia mereka tahun ini.

Konser yang menggandeng Bank Jateng sebagai sponsor dan Rajawali Indonesia Communication, event organizer JogjaRockarta Festival yang berhasil mendatangkan band Dream Theater ke Yogyakarta beberapa waktu lalu ini, akan dilangsungkan di Stadion Pandanarang, Boyolali Kota, sebagai panggung utama dengan God Bless sebagai band pembuka.

Sebelum konser band yang terkenal dengan lagu hits antara lain Final Countdown dan Carrie ini, siang harinya akan digelar festival rock di dua panggung terpisah, yakni di Alum-alun utara Boyolali serta di Kebun Raya Indrakila yang akan diisi sebanyak 20 band rock dari kota-kota di Pulau Jawa. Bila terlaksana, ini adalah konser ke dua Europe di Indonesia, setelah kali pertama mereka menggelar konser di Ancol tahun 1990 lalu.

CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi, dalam jumpa pers di Rumah Dinas Bupati Boyolali, Rabu (28/2/2018) sore menjelaskan, pihak Europe sudah memastikan kesanggupan mereka tampil di Boyolali dan akan menjadi satu-satunya konser mereka di Asia dalam rangkaian tur dunia mereka tahun ini. Setelah Boyolali, mereka akan terbang ke Australia untuk menggelar konser di sana. Konser ini juga menjadi bagian dalam peringatan 30 tahun mereka di kancah musik rock dunia. “Tak ada kesulitan khusus dalam mendatangkan Europe ke Boyolali. Mereka sangat kooperatif,” kata Anas.

Untuk penonton, lanjutnya, akan ditarget sebanyak 25 ribu penonton dengan tiket paling murah sebesar Rp100 ribu untuk kelas festival yang bisa diakses secara online melalui www.tiketapasaja.com mulai 6 Maret mendatang. Dijual juga tiket presale secara offline yang dijual sebesar Rp75 ribu saja. Penjualan akan dibuka pada 4 Maret besok di rumah dinas bupati dengan jumlah tiket sebanyak 300 lembar. “Namun yang presale offline ini hanya untuk penonton ber-KTP Boyolali saja,” tambahnya.

Bupati Boyolali, Seno Samodro, sebagai penggagas konser ini mengatakan, meski salah satu tujuannya adalah untuk membranding Boyolali sebagai kota kreatif, namun ia memastikan konser tersebut tak menggunakan APBD sepersenpun. “Meski tahun ini memasuki tahun politik, konser ini juga tak ada sangkut pautnya dengan politikersetan dengan politik. Saya buka orang kreatif, tapi saya bisa untuk menciptakan lingkungan yang menumbuhkan iklim kreatifitas di Boyolali,”

Selama ini, Pemkab Boyolali memang gencar menggelar festival seni budaya, baik tingkat nasional hingga internasional untuk menumbuhkan iklim kreatif di Boyolali. Terakhir, Boyolali menggelar Boyolali Jazz festival yang diisi band jazz nasional dan internasional.

Tur Asia Band Legendaris Europe Mampir di Boyolali
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us