19
Feb 2018
Dosen UNS Ciptakan Tangan Bionik untuk Bantu Kaum Cacat
Ditulis oleh KRJOGJA/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Dua dosen Fakultas Teknik Universita Sebelas Maret (UNS) Solo, Ir Ilham Priadythama ST MT dan Dr Ir Lobes Herdiman MT mengembangkan peralatan ortopedi yang diberi nama bionic hand.

Hasil riset alat bantu tangan  ini diharapkan bisa membantu anggota masyarakat yang mengalami patah tulang akibat kecelakaan.

"Bionic hand dibuat dengan materi kandungan 100 persen lokal agar harganya terjangkau. Peralatan impor harganya tidak terjangkau masyarakat bahkan yang tergolong mampu, apalagi menengah ke bawah. Padahal, pasien patah tulang banyak dialami kalangan menengah ke bawah," kata Lobes.

Alat bantu tangan yang dibuat dirancang mengunakan sensor otot agar mampu bergerak hampir menyerupai gerak tangan.  Jadi bionic hand bukan sekadar alat artifisial yang membantu penampilan seseorang, namun bisa difungsikan menyerupai tangan.

Ia menyebutkam banyaknya pasien yang kehilangan anggota tubuh namun tidak mampu membeli alat bantu tangan prostetik. Karena tangan prostetik yang sederhana dan belum bisa berfungsi seperti bionic hand, harganya mencapai Rp 200 juta.

"Bionic hand kami kembangkan sistem geraknya menggunakan sinyal otot sehingga tak perlu pengendalian lain yang menyulitkan pengguna. Ini sangat ringkas dan praktis," tambah Ilham. Sebagai pengganti anggota tubuh, bionic hand tidak bisa lepas pakai, harus terpasang pada tubuh.

Ditanya kisaran harga diperkirakan hanya sekitar Rp 20 juta dan jika diproduksi massal bisa ditekan lagi. Artinya harga itu terjangkau bagi kalangan menengah ke bawah.

Dosen UNS Ciptakan Tangan Bionik untuk Bantu Kaum Cacat
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us