09
Feb 2018
Terancam Tutup, PCM Krembangan Berhasil Selamatkan Panti Nyai Walidah
Ditulis oleh ND/TIK
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Kebijakan penutupan lokalisasi di Surabaya telah sukses dilakukan pada penutupan lokalisasi kali pertama di Dupak Bangunsari pada Tahun 2012,  kemudian disusul setahun berikutnya Tambakasri Kermil.

Kedua lokalisasi tersebut ada di Wilayah Kelurahan Dupak dan Kelurahan Morokrembangan - Kecamatan Krembangan.

PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah) Krembangan telah turut menyukseskan pengentasan wilayah eks lokalisasi dengan sumbangsih pendidikan dengan mendirikan SD dan SMP Muhlas. Tapi tak berhenti disitu, PCM Krembangan juga mendirikan Panti yang sebelumnya bernama Panti Ahmad Dahlan.

Dalam perkembangannya, anak muslim dan muslimah harus dipisahkan dari Panti. Adapun Panti Putri akhirnya beralih nama menjadi Panti Asuhan  NYAI WALIDAH.

Keberadaan Panti berisi kaum muslimah beralamat di Jl. Dupak Bandarejo 1/30A Surabaya ini belakangan mendapatkan ‘ujian’. Rumah yang berstatus sewa dan telah berlangsung sekitar 6 tahunan terancam tutup.

PCM Krembangan pun bergerak cepat dengan memikirkan solusi terbaik. “Pemiliknya mau menjualnya, maka kami berikhitiar untuk membeli rumah tersebut. Caranya dengan mengkapanyekan gerakan save Panti Nyai Walidah”, jelas salah seorang pengurus PCM Krembangan.

Alhasil, PCM Kembangan sukses menggalang donasi dalam pembelian Panti Asuhan  ini yang menampung 40an anak-anak terdampak penutupan eks lokalisasi Dupak Bangunsari dan Tambakasri (Kermil). Pengumpulan donasi yang dilakukan selama dua bulan mampu memberi harapan baru terus berlangsungnya panti yang notabene juga kebanggaan keluarga besar Muhammadiyah Krembangan.

“Alhamdulillah, donasi yang terkumpul lebih dari 900 juta. Donasi tersebut tidal hanya bisa membeli lahan yang jual, sekaligus dapat menyelamatkan generasi muslimah berakhlakul karimah,” tutupnya. (Sutikno)

Terancam Tutup, PCM Krembangan Berhasil Selamatkan Panti Nyai Walidah
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us