08
Feb 2018
LSWT, Solusi Disfungsi Ereksi dengan Alat Kejut
Ditulis oleh TEMPO/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA -  LSWT atau Low Intensity Shockwave Therapy kini sedang hangat dibicarakan terkait penanganan masalah disfungsi ereksi atau DE yang kerap dialami kaum pria.

 


 

DE sendiri memang dampaknya tak bisa dianggap remeh. Selain mempengaruhi rasa percaya diri, kualitas dan keharmonisan rumah tangga, bahkan produktivitas Anda pun bakal terganggu.

Nah, LSWT ini, seperti disebutkan Ketua Ikatan Ahli Urologi, dr. Akmal Taher, Sp.U (K)., adalah satu cara penanganan DE tanpa konsumsi obat ataupun operasi. Yaitu berupa terapi dengan gelombang elektromagnetik atau yang lebih awam disebut alat kejut.

Dan terapi ini bertujuan untuk merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru, “Jadi prinsipnya, dengan berkembangnya pembuluh darah baru ‘kan aliran darah ke penis bertambah. Nah, maka nanti ereksinya juga menjadi lebih baik,” kata Akmal kepada TEMPO.CO melalui telepon pada 7 Februari 2018.

Disebutkan juga bahwa ereksi terjadi dengan mekanisme saat aliran darah masuk ke penis dan dalam volume yang cukup banyak. "Maka, semua penyakit yang menyebabkan aliran darah ke penis berkurang, itulah yang menyebabkan disfungsi ereksi," katanya.

Akmal mengatakan kalau biasanya pengobatan impotensi dengan obat bertujuan untuk melebarkan pembuluh darah, melalui LSWT pembuluh darah akan bertambah, “Dengan LSWT lapisan dinding pembuluh darah yang rusak akan mengelupas kemudian terangsang untuk membentuk sel baru sehingga kualitas dan aliran pembuluh darah kembali normal.”

Proses terapi LSWT itu sendiri yaitu dengan penembakan yang ditujukan pada empat titik di alat kelamin pria dan berlangsung sekitar 30 menit sebanyak empat kali dengan jeda waktu satu minggu. Cara kerja alat tersebutlah yang, menurut Akmal, akan merangsang terbentuknya pembuluh darah baru dalam penis.

Pengobatan LSWT sudah diterapkan dalam dunia medis kurang lebih 5 tahun ini, ”Tapi (pengobatan disfungsi ereksi dengan LSWT) tetap menjadi pilihan kedua kami. Biasanya kami akan coba untuk menggunakan obat-obatan terlebih dahulu. Bila tidak berhasil, baru menggunakan LSWT,” ungkap Akmal.

Untuk risiko dari pengobatan LSWT, menurut Akmal sejauh ini belum ada, “Kami punya sistem untuk menilai seberapa besar atau berat penyakit disfungsi ereksi tersebut. Keberhasilan terapi ini bisa dianggap berhasil pada level menengah-ringan. Kalau level penyakitnya terlalu berat, terapi ini kemungkinan juga tidak akan berhasil,” katanya.

LSWT, Solusi Disfungsi Ereksi dengan Alat Kejut
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us