05
Feb 2018
Kerap Terpapar Sinar Matahari & Polusi, Wajah jadi Keriput Sebelah
Ditulis oleh KEPONEWS/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Sinar matahari dibutuhkan oleh semua makhluk hidup. Sinar matahari akan berguna bagi manusia bila matahari baru saja terbit dari arah timur.

Tapi sinar matahari ternyata juga bisa berbahaya untuk manusia. Bukan hanya sinar matahari saja yang membuat tubuh manusia mengalami kerusakan. Polusi udara juga membuat banyak perubahan pada tubuh manusia.

Dilansir dari Mirror, seorang sopir truk yang telah menekuni profesinya selama 28 tahun tak menyangka akan kondisi wajahnya sekarang, karena dua sisi dari wajahnya mengalami kelainan.

New England Journal of Medicine lantas membuat wajah pria itu sebagai contoh kerusakan yang akan terjadi terlalu bamyak terpapar polusi dan sinar matahari.

Publikasi tersebut mengatakan wacana kerusakan kulit sesuai dengan sindrom Favre-Racouchot, yang dikenal sebagai dermatoheliosis. Akibatnya, kulitnya menebal yang akan terjadi paparan sinar matahari. Kerusakan ini disebabkan oleh sinar ultraviolet A (UVA) yang melewati jendela truk saat pria tersebut bekerja.

Sedangkan sisi wajah bagian satunya cenderung sehat dengan keriput alami lantaran jarang terkena sinar matahari UV secara langsung. Sisi kanan dan kiri pria ini memiliki perbedaan mencolok. Sopir truk berusia 59 tahun tersebut sekarang memiliki dua sisi wajah yang berbeda. Sisi kanan masih kencang sedangkan sisi kirinya sudah kendor yang akan terjadi paparan sinar matahari itu.

Kerap Terpapar Sinar Matahari & Polusi, Wajah jadi Keriput Sebelah
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us