19
Jan 2018
Gua Bawah Laut Terpanjang di Dunia Membentang 215 Mil
Ditulis oleh REPUBLIKA/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Ilmuwan mengklaim telah menemukan gua bawah laut terpanjang di dunia. Gua bawah laut terpanjang di dunia telah ditemukan di dekat kota Tulum, di Semenanjung Yucatan,  Meksiko.

Pada Rabu (17/1), Kelompok Eksplorasi Bawah Laut dari Great Maya Aquifer Project (GAM) menemukan hubungan antara dua sistem gua bawah laut yang paling luas di Bumi, yaitu Sac Actun  dengan panjang 163 mil dan Dos Ojos sepanjang 52 mil. Keduanya berada di Semenanjung Yucatan di Meksiko.

Penemuan baru ini menghubungkan dua temuan gua bawah laut sebelumnya, lantas menggabungkannya menjadi satu sepanjang 215 mil. Gua ini memiliki cadangan air tawar besar yang penting yang mendukung keanekaragaman hayati. Ratusan situs arkeologi ada di dalam gua, termasuk bukti pemukim pertama Amerika, budaya Maya, dan hewan punah.

"Gua ini merupakan situs arkelogi yang paling penting di dunia karena memiliki lebih dari seratus konteks arkeologi. Di antaranya bukti pemukiman pertama di Amerika, juga fauna yang telah punah dan tentu saja budaya Suku Maya," ujar Guillermo  de Anda, direktur GAM, yang juga seorang penjelajah National Geographic.

Penjelajahan proyek ini dimulai Maret 2017. Sejauh ini gua bawah laut Ox Bel Ha yang berlokasi di Tulum, Meksiko adalah yang terpanjang dengan panjang 167 mil. Sac Actun yang berlokasi di bagian utara Tulum adalah yang kedua dengan panjang 163 mil. Ketiga, adalah Koal Baal dengan panjang 57 mil. Keempat Dos Ojos dengan panjang 52 mil.

Dengan temuan ini, Sac Atun dan Dos Ojos bergabung menjadi satu sistem. Berdasarkan aturan penamaan perguaan, ketika dua sistem gua terhubung, gua terbesar 'mengadopsi' yang kecil sehingga nama gua yang lebih kecil menjadi hilang.

Gua Bawah Laut Terpanjang di Dunia Membentang 215 Mil
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us