14
Jan 2018
MANC, Ajang Pembibitan "Robinhood"
Ditulis oleh BERITANUSA/RHINO G
PDF Print E-mail

BERITANUSA - SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya menggelar "Dare to be Fair, Muhammadiyah National Archery Competition (MANC)" pada Sabtu-Minggu
(13-14/01/2018) di lapangan SD yang berlokasi di Pucang Anom Surabaya ini.

Perhelatan digelar sebagai momentum Milad SD Muhdipat (Muhammadiyah 4 Surabaya) yang ke 55 tahun diikuti seratus peserta dari sembilan daerah, diantaranya Denpasar, Magelang, Bojonegoro, Nganjuk, Malang, Banyuwangi, Sidoarjo, Situbondo, Jember dan beberapa kota lainnya.

Kemeriahan ajang MANC sangat terasa dengan kedatangan para "Robinhood" dari seluruh Indonesia. Di kompetisi panahan ini melombakan tiga kategori yakni kategori defisi paralon, defisi standart bow, defisi compound.

Untuk kategori paralon dengan jarak 5 mater dan menggunakan busur paralon diperuntukkan bagi pemula. Kategori standart bow jarak dengan 15 meter mengunakan busur standart bow dan kategori compound jarak 20 meter menggunakan busur compound.

Para "robinhood" yang berkompetisi bersaing untuk merebutkan medali juara panahan dan tiga juara antara lain emas, perak dan perunggu di setiap kategori.

"Untuk lomba kali ini juga dibedakan antara kelas laki laki dan perempuan dimana diakhir lomba akan diambil juara umum," ujar tim Humas SDM 4 Surabaya, Farid Firmansyah, S.Psi.

Di ajang MANC, panitia juga menyiapkan tim dewan juri dan wasit Nasional dari PERPANI (Persatuan Panahan Indonesia) Pusat untuk penyelanggaraan Muhammadiyah National Archery Competition kali ini.

Kegiatan yang berlangsung dua hari dengan agenda berbeda. Di hari pertama seluruh peserta melakukan cek dan ricek lapangan sebagai bentuk adaptasi. Dilanjutkan technical meeting, dan malam harinya diakhiri dengan welcome party sekaligus ramah tamah panitia tuan rumah dengan peserta dari seluruh indonesia.

Untuk hari kedua, para "Robinhood" mulai berkompetisi.

Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, ustadz Edy Susanto, MPd menyampaikan tidak ingin para anak didiknya cepat berpuas hati.

"Meskipun sekolah kami langganan juara dan banyak anak anak kami yang menjadi juara panahan, baik di tingkat nasional ataupun lokal, tidak membuat
kita cukup berpuas hati saja. Namun, kita menggelar Muhammadiyah National Archery Competition ini dalam rangka sebagai bahan latihan, evaluasi dan mengukur kemampuan panahan murid murid SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya dalam skala nasional," tutur Sang Kasek berkumis ini.(Rhino G)

MANC, Ajang Pembibitan
 

Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us