14
Jan 2018
Nasib Keluarga Korban yang Dibakar, Kini Tinggal di Desa
Ditulis oleh BERITANUSA/NUH/SUARA
PDF Print E-mail

BERITANUSA - Masih ingat peristiwa pengeroyokan dan pembakaran Muhammad Al Zahra alias Zoya (30)? Zoya dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri ampli sebuah masjid di Jalan Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (1/8/2017).

Keluarga mendiang Zoya menjalani hidup baru di Pebayuran Desa Sukamahi. Istrinya, Zubaidah pindah rumah di sana. Seperti dilansir Suara.com saat mendatangi Zubaidah di tempat tinggal barunya itu. Raut wajah Zubaidah nampak pucat. Duka masih tergambar di wajahnya.

Tangis Zubaidah pecah saat kembali menceritakan sosok suaminya. Bagi Zubaidah, Zoya merupakan sosok luar biasa.

“Meskipun saya sudah diberi bahkan tinggal dirumah sebesar dan senyaman ini. Tetap saja tidak bisa menyembuhkan luka hati saya kepada mereka yang tega membakar suami saya hidup-hidup. Keji sekali mereka,” katanya sembari berkali-kali menyapu air mata dengan kerudung dan baju panjangnya.

Ia tak mengaku jika bisa memilih, ia lebih baik tidak kehilangan suaminya. Jika rumah tersebut dapat ditukar dengan nyawa suaminya tentu itu akan ia lakukan.

Zubaidah tidak mengikuti perkembangan proses hukum kasus pembakar suaminya. Dia mendapatkan bantuan pengacara. Namun ia mengaku belum mendapatkan perkembangan terbaru dari pengacara yang mendampingi dirinya soal hukuman yang diberikan kepada pelakunya.

“Ya, saya kan bukan orang pinter, nggak mengerti hukum. Nggak mengerti apa-apa. Jadi semua saya serahkan kepada pengacara. Saya hanya bisa menunggu,” pungkasnya.(*)

Nasib Keluarga Korban yang Dibakar, Kini Tinggal di Desa
 

Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us