BERITANUSA – Petugas gabungan BNN Kota Balikpapan bersama BNN Provinsi Kalimantan Timur, menggagalkan peredaran 1 kg sabu asal Malaysia tujuan Samarinda. Barang haram itu dimasukkan teh kemasan. Dua orang turut diamankan.

Penangkapan, dilakukan Kamis (11/1) sore hingga malam kemarin. Petugas mengendus pengiriman sabu dalam jumlah besar yang dikirim dari perbatasan Kalimantan Utara.

"Kalau sabu dari Kalimantan Utara, biasanya masuk dari Malaysia," kata Kepala BNNP Kalimantan Timur, Brigjen Pol Raja Haryono, dalam keterangan resmi dia, di kantornya, Jalan Rapak Indah, Samarinda, Jumat (12/1).

Sabu tersebut dibawa seorang warga Balikpapan bersama Istopo Santosa (45) menuju Samarinda. Dia sempat sedang singgah di SPBU. "Kami lakukan pengejaran dan menemukan dia (Istopo Santosa) lagi berada di SPBU di kawasan kilometer 15 poros Samarinda ke Balikpapan," ujar Haryono.

Petugas nyaris dikelabui karena Istopo lebih dulu menyimpan ransel dan kantong plastik di dalam tong sampah yang ada di SPBU. Setelah isinya dibongkar, ditemukan kotak susu bubuk berisi butiran kristal dalam kantong plastik minuman teh kemasan.

"Setelah dicek, berisi 1 kilogram sabu," terang Haryono.

Istopo tak berkutik. Penyelidikan petugas mengarah ke Samarinda, kepada pemesan sabu atas nama Aman (40), warga Samarinda.

"Kita tangkap tersangka kedua ini di jalan. Dia (Aman) ini memang berkomunikasi dengan tersangka pertama (Istopo Santosa) minta dikirimi sabu, ya buat diedarkan di Samarinda," ungkap Haryono.

Kasus ini, masih dalam penyelidikan tim BNN. Sebab, pengiriman sabu tidak lagi melalui jalur perbatasan Kalimantan Utara ke Kalimantan Timur, melainkan melalui Balikpapan. "Ini yang masih kita telusuri. Ada 2 kemungkinan memang melalui jalur laut atau jalur udara ke Balikpapan," terang Haryono.

Selain 1 kilogram sabu, petugas juga menyita uang Rp 4,9 juta, buku tabungan, 4 ponsel dan kartu ATM. Keduanya kini meringkuk di penjara BNN Kalimantan Timur, dan dijerat Undang-undang No 35/2009 Tentang Narkotika.

Sabu 1 kg asal Malaysia Disamarkan dalam Teh Kemasan
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us