BERITANUSA – Seorang nenek renta di Grobogan, Jawa Tengah tewas dihantam batu kepalanya saat bekerja di ladang jagungnya.

Nenek Sakinah,72,warga Desa Penganten, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan tewas dengan luka parah di bagian kepalanya akibat dihantam batu oleh Sarmidi,50, warga Banyumanik, Semarang.

Hingga berita ini dilaporkan ke Siaga Polda Jateng, Senin (8/1/2018), pembunuhan yang menggemparkan warga setempat itu masih dalam pengusutan Polres Grobogan. Pelaku berhasil ditangkap beberapa saat setelah kejadian dan masih menjalani pemeriksaan. Polisi menduga pelaku adalah lelaki yang mengalami gangguan kejiwaan. Untuk itulah polisi segera membawa pelaku ke RSUD Purwodadi untuk mengetahui kondisi kejiwaannya.

Menurut laporan Polres Grobogan, peristiwa terjadi, Minggu (7/1/2018). Saat itu korban sedang bekerja di ladang jagungnya sekitar 100 meter dari rumahnya. Saat korban sedang mencabuti rumput di sela-sela tanaman jagungnya mendadak didatangi pelaku yang tidak dikenalnya.

Karena takut, korban bermaksud pulang meninggalkan ladangnya. Tetapi saat akan beranjak, korban langsung dihadang oleh pelaku. Tanpa basa-basi lelaki asing itu langsung menganiaya korban. Korban dipukuli hingga jatuh tersungkur. Saat tersungkur itulah pelaku meraih bongkahan batu di dekatnya dan menghajar kepala korban .

Akibat hantaman batu itu, kepala korban mengalami luka parah berlumuran darah. Jeritan kesakitan nenek renta tersebut sempat didengar oleh beberapa warga disekitar ladang jagung milik korban .

Sejumlah warga langsung berlarian ke lokasi kejadian . Saat itulah warga menyaksikan tubuh korban terkapar di tanah bersimbah darah di kepalanya . Sedangkan pelaku berdiri dengan tenang di sebalah tubuh korban masih memegang bongkahan batu .

Wargapun langsung meringkus pelaku dan berupaya memberikan pertolongan kepada korban . Korban mengalami pendarahan berat pada bagian kepala dan meninggal sesaat setelah ditangani tim medis Puskesmas setempat .

Pelaku yang berhasil ditangkap warga selanjutnya diserahkan ke polisi. Menurut warga, pelaku bukan warga setempat . Sehari-hari pelaku terlihat berkeliaran dan tidur di sembarang tempat. Diduga pelaku mengidap penyakit jiwa,” ungkap Kades Penganten Junaidi kepada petugas .

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui sebagai warga Banyumanik Semarang. Pelaku diduga mengidap gangguan jiwa. Pelaku dilaporkan pernah kabur saat menjalani perawatan di RSJ Magelang. Pelaku selanjutnya dikirim ke RSUD Purwodadi untuk mengetahui kondisi kejiwaannya.

Nenek Petani Tewas Dibantai Orang Gila di Ladang Jagung
 


Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us