01
Jan 2018
Tarif Daftar Listrik Tak Naik pada 1 Januari-31 Maret
Ditulis oleh BERITANUSA/NUH/LIPUTAN6
PDF Print E-mail

BERITANUSA - Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif listrik untuk semua golongan pelanggan PT PLN (Persero) baik bersubsidi atau non subsidi. Keputusan tersebut berlaku tiga bulan ke depan atau pada periode 1 Januari hingga 31 Maret 2017.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, keputusan pemerintah untuk tidak menaikan tarif listrik pada periode Januari sampai Maret 2018 tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat.

"Satu-satunya pertimbangan pemerintah untuk tidak menaikkan ini adalah daya beli masyarakat,"‎ kata Jonan, seperti yang dikutip di Jakarta, Senin (1/1/2018).

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengungkapkan, atas keputusan pemerintah tersebut, PLN akan meningkatkan efisiensi agar keuangan perusahaan tetap terjaga. Efisiensi yang dilakukan diantaranya dalam kegiatan produksi listrik.

"Itu banyak sekali, BBM zonasi, batu bara termasuk kualitas batu bara juga kami cari yang terbaik. Pokoknya kami lakukan efisiensi yang terbaik," tuturnya.

‎Seperti yang dikutip dari data PLN, berikut daftar tarif listrik untuk 3 bulan ke depan:

Golongan pelanggan bersubsidi:

1. Rumah tangga 450 Volt Amper (VA), tetap sebesar Rp 415 untuk pemakian listrik per kilo Watt hour (kWh).

2. Rumah tangga 900 VA tidak mampu, tetap sebesar Rp 586, untuk pemakaian listrik per kWh.

Golongan pelanggan yang tidak disubsidi, tarif listrik yang akan dikenakan sebagai berikut:

Tegangan Rendah (TR) Rp 1.467,28 per kilo kWh

Golonggan 900 VA Rumah Tangga Mampu (RTM) Rp 1.352 per kWh

Tarif listrik Tegangan Menengah (TM) Rp 1.114,74 per kWh

Tarif listrik Tegangan Tinggi (TT) Rp 996,74 per kWh

Tarif listrik di Layanan Khusus Rp 1.644,52 per kWh.(*)

Tarif Daftar Listrik Tak Naik pada 1 Januari-31 Maret
 

Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us