30
Nov 2017
Wisman di Bali Berlomba-lomba Abadikan Erupsi Gunung Agung
Ditulis oleh LIPUTAN6/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA  - Bali aman. Letusan Gunung Agung tak signifikan mengganggu aktivitas pariwisata di Pulau Dewata.

Hal itu terlihat dari banyaknya turis yang ada di Bali menjadikan letusan Gunung Agung sebagai objek wisata. Sebab, fenomena alam seperti yang terjadi di Gunung Agung tergolong langka.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, masyarakat di seluruh dunia tertarik untuk menyaksikan erupsi Gunung Agung. Apalagi peristiwa ini terjadi di Bali, sehingga gaungnya makin menggema ke seantero jagad.

Dilema

Wisata bencana memang mengandung dilema. Pro dan kontra pun muncul setelah Sutopo mengampanyekan wisata erupsi Gunung Agung. Ada yang mendukung, ada pula warganet yang mempertanyakan manakala bencana dijadikan sebagai objek wisata.

"Indonesia dapat belajar dari Islandia bagaimana mengelola dan mengubah letusan gunung menjadi obyek wisata. Di sana, Gunung Eyjafjallajokull yang erupsi telah mendatangkan jutaan turis dari seluruh dunia. Publikasi mengenai erupsi gunung ini berkontribusi pada lonjakan wisatawan yang datang ke Islandia," ungkap Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/11/2017).

Terlepas dari pro dan kontra tersebut, kata Sutopo, sesungguhnya wisata bencana perlu dikelola dengan baik. Persiapan wisatawan sebelum berkunjung dan rambu-rambu yang menunjukkan zona bahaya perlu disosialisasikan. Oleh sebab itu, penyebaran informasi mengenai dua hal tersebut menjadi mutlak diperlukan.

Kemudian, sambung dia, berkaitan dengan penanganan pengungsi atau warga yang terdampak letusan Gunung Agung. Pemenuhan kebutuhan mereka juga menjadi kewajiban yang tak bisa ditinggalkan.

"Apabila dua hal ini dapat dipenuhi, maka fenomena alam seperti letusan gunung bisa menjadi obyek wisata tanpa mengabaikan pengungsi. Dengan begitu, maka tak hanya pengungsi yang terbantu, namun juga membantu kehidupan banyak orang di Bali yang sebagian besar hidup dari kegiatan pariwisata," jelas Sutopo.

Wisman di Bali Berlomba-lomba Abadikan Erupsi Gunung Agung
 

Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us