17
Nov 2017
Kiper Muda Lazio Ikut Sedih Melihat Air Mata Buffon
Ditulis oleh BOLANET/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Kiper Lazio, Thomas Strakosha mengakui bahwa dirinya ikut sakit hati melihat idolanya, Gianluigi Buffon menangis usai Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018.

Sebagaimana diketahui, Italia gagal tampil di Piala Dunia 2018 setelah kalah agregat 0-1 dari Swedia di play-off Piala Dunia. Kalah 0-1 di leg pertama, Italia hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat giliran menjadi tuan rumah di San Siro untuk leg kedua.

Kegagalan ini menjadi kegagalan pertama Italia menembus Piala Dunia sejak tahun 1958 silam.

"Ayah saya (legenda Albania, Foto Strakosha) adalah pahlawan saya, tapi idola saya selalu Buffon dan ini menyakitkan untuk melihat dia begitu sedih, karena seluruh dunia ingin Italia lolos," ujarnya.

"Sangat mengerikan melihat dia begitu sedih dan itu membuat saya sedih juga, bersama dengan semua orang Italia. Dia layak mendapatkan akhir yang berbeda dengan Nazionale," tambahnya.

Rekan setim Strakosha di Lazio, Ciro Immobile dan Marco Parolo sudah kembali ke klub dan ikut latihan usai kekecewaan besar itu. "Saya melihat mereka di kemudian hari dan mereka sangat sedih. Saya tak terbiasa melihat mereka seperti itu, saya belum pernah melihat mereka begitu cemberut," sambungnya.

"Ini adalah beban yang lebih berat lagi untuk dibawa karena Italia tak pernah absen dalam 60 tahun. Mereka telah memberikan semuanya, saya menonton pertandingannya, namun mereka hanya sedikit sial," tandasnya.


Kiper Muda Lazio Ikut Sedih Melihat Air Mata Buffon
17-11-2017 08:21 | Thomas Strakosha
 
 
 
Kiper Muda Lazio Ikut Sedih Melihat Air Mata Buffon
Thomas Strakosha © SSL

Bola.net - Kiper Lazio, Thomas Strakosha mengakui bahwa dirinya ikut sakit hati melihat idolanya, Gianluigi Buffon menangis usai Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018.

Sebagaimana diketahui, Italia gagal tampil di Piala Dunia 2018 setelah kalah agregat 0-1 dari Swedia di play-off Piala Dunia. Kalah 0-1 di leg pertama, Italia hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat giliran menjadi tuan rumah di San Siro untuk leg kedua.

Kegagalan ini menjadi kegagalan pertama Italia menembus Piala Dunia sejak tahun 1958 silam.

"Ayah saya (legenda Albania, Foto Strakosha) adalah pahlawan saya, tapi idola saya selalu Buffon dan ini menyakitkan untuk melihat dia begitu sedih, karena seluruh dunia ingin Italia lolos," ujarnya.

"Sangat mengerikan melihat dia begitu sedih dan itu membuat saya sedih juga, bersama dengan semua orang Italia. Dia layak mendapatkan akhir yang berbeda dengan Nazionale," tambahnya.

Rekan setim Strakosha di Lazio, Ciro Immobile dan Marco Parolo sudah kembali ke klub dan ikut latihan usai kekecewaan besar itu.

"Saya melihat mereka di kemudian hari dan mereka sangat sedih. Saya tak terbiasa melihat mereka seperti itu, saya belum pernah melihat mereka begitu cemberut," sambungnya.

"Ini adalah beban yang lebih berat lagi untuk dibawa karena Italia tak pernah absen dalam 60 tahun. Mereka telah memberikan semuanya, saya menonton pertandingannya, namun mereka hanya sedikit sial," tandasnya.

Kiper Muda Lazio Ikut Sedih Melihat Air Mata Buffon
 

Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us