15
Nov 2017
MotoGP: Bos Honda Mundur
Ditulis oleh BERITANUSA/NUH/BERITASATU
PDF Print E-mail

BERITANUSA - Prinsipal tim Honda Racing Corporation (HRC) Livio Suppo memutuskan pensiun setahun sebelum kontraknya berakhir, Senin (13/11), hanya sehari setelah Marc Marquez menjadi juara dunia.

Tahun ini membawa hasil sempurna bagi HRC di kelas MotoGP dengan menyapu bersih tiga gelar yang ada: juara dunia pembalap, tim, dan kosntruktor.

Lalu apa yang menjadi alasan Suppo untuk mundur?

"Saya berpikir bahwa ini saat yang tepat setelah satu musim di mana kami akhirnya bisa memenangi triple crown. Saya sudah di sini (MotoGP) selama 22 tahun dan saya ingin pergi dalam kondisi puncak," kata Suppo seperti dikutip Crash.net.

Pria asal Italia itu bergabung dengan Ducati pada 1999 dan memainkan peran kunci ketika tim Italia itu melakukan debut di MotoGP pada 2003, termasuk ketika Casey Stoner menjadi juara dunia pada 2007.

Pada 2010, dia pindah ke HRC sebagai direktur komunikasi dan marketing, dan sejak 2013 merangkap sebagai prinsipal atau kepala HRC.

Di musim 2011, dia ikut berperan menghadirkan Stoner ke Repsol Honda dan meraih gelar juara dunia.

"Saya berpendapat bahwa ini keputusan yang tepat untuk pergi sekarang karena saya masih punya kontrak satu tahun lagi bersama HRC. Saat ini HRC sudah bisa mengendalikan semuanya untuk tahun depan. Para pembalap dan sponsor sudah dikontrak, jadi sebagian besar tugas saya sudah tuntas untuk musim depan," ujarnya.

"Akan lebih sulit bagi saya untuk melakukan tugas tahun depan karena tahu pada akhir tahun saya ingin pergi."(*)

MotoGP: Bos Honda Mundur
 

Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us