13
Nov 2017
Penemuan yang Membuktikan Sandal Sudah Ada 10.000 Tahun Lalu
Ditulis oleh OKEZONE/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Sandal merupakan alas kaki terbuka yang diperlukan oleh manusia hingga saat ini. Awalnya sandal berfungsi sebagai pelindung kaki agar tak terkena benda tajam dan menjaga kaki tetap bersih.

Namun seiring perkembangan zaman yang modern, sandal tak hanya berfungsi sebagai alas kaki biasa tapi juga sebagai pelengkap gaya (fashion) yang bisa disesuaikan dengan kostum pemakainya.

Keberadaan sandal sendiri diperkirakan telah ada ribuan tahun lalu. Tapi berdasarkan penemuan yang ada di Fort Rock Cave di Oregon, Amerika Serikat, sandal telah ada sekitar 10.000 tahun lalu.

Kata sandal sendiri berasal dari bahasa Yunani. Mereka mengenal dua jenis sandal yakni baxeae yang terbuat dari daun wilow, ranting, atau serat. Sandal jenis ini biasanya digunakan oleh para aktor komik dan filsuf di eranya.

Kemudian jenis kedua, cothurnus yakni sandal boot yang digunakan oleh para penunggang kuda, pemburu, dan orang-orang berkedudukan tinggi di tempat tinggalnya. Biasanya terdapat semacam gabus agar terasa empuk saat dikenakan.

Sandal Yunani juga menampilkan banyak tali yang mereka kencangkan di kaki. Bagian atas sandal biasanya terbuat dari kulit berwarna. Telapaknya terbuat dari kulit sapi, dengan kualitas lebih baik dan terdiri dari beberapa lapisan.

Sementara itu, orang-orang Mesir kuno memakai sandal yang terbuat dari daun palem dan papirus. Sandal yang mereka kenakan biasanya terlihat pada patung-patung Mesir dan relief, demikian dikutip dari berbagai sumber.

Hingga saat ini sandal dapat ditemukan dengan beragam jenis mulai dari caligae, bakiak, flip-flops, geta, hiking, dan model lainnya disertai dengan tumit tinggi (hak) untuk wanita.

Penemuan yang Membuktikan Sandal Sudah Ada 10.000 Tahun Lalu
 

Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us