10
Nov 2017
Dana Operasional RT dan RW di Jakarta Naik Rp500 Ribu
Ditulis oleh POSKOTA/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Dana operasional pengurus RT/RW di Jakarta mulai tahun 2018 naik masing-masing Rp500 ribu/bulan. Sebelumnya dana operasional pengurus RT sebesar Rp1,5 juta/bulan nanti menjadi Rp2 juta/bulan. Sedangkan pengurus RW dari Rp2 juta/bulan menjadi Rp2,5 juta/bulan.

Kenaikan dana operasional itu tentu saja disambut positf sebagian besar ketua RT/RW. “Ini langkah yang baik dari Gubernur Anies Bawesdan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno. Kenaikan dana operasional sebagai wujud penghormatan terhadap keberadaan RT/RW,” kata Kusmanto, Ketua RW 01 Kelurahan Serdang, Jakpus, Kamis (9/11).

 

Meski menjadi ketua RT/RW adalah pengabdian, tapi dengan dinaikkannya dana operasional tentu bisa memacu semangat kerja mereka. “Kami yakin kebijakan yang positif seperti ini berdampak baik bagi pelayanan masyarakat,” ucapnya.

 

Kepastian ini setelah DPRD DKI Jakarta menyetujui kenaikan dana operasional pengurus RT/RW. Persetujuan Dewan diketuk dalam rapat Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2018.

 

TAHUN DEPAN

 

Kenaikan dana operasional pengurus RT/RW mulai berlaku tahun depan. “Ini kabar gembira bagi RT/RW. Untuk RT tahun 2017 kan Rp 1,5 juta/bulan nanti tahun 2018 menjadi Rp 2 juta/bulan. Untuk RW dari Rp 2 juta/bulan menjadi Rp 2,5 juta/bulan,” papar Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif.

 

Kebijakan ini mengikuti pola kenaikan tahun lalu. Ketika itu, mantan Gubernur Djarot Saiful Hidayat menaikkan dana operasional RT/RW sebesar Rp500.000. Tahun ini, besar kenaikannya juga Rp 500 ribu.

 

Syarif mengatakan, laporan pertanggungjawabannya juga tetap menggunakan sistem yang lama.

“Dana operasional RT/RW sih harusnya disamakan dengan UMP. Kami akan cicil, semoga pada akhirnya nilainya bisa sama dengan UMP,” kata Syarif.

 

Selain dana operasional RT/RW, besaran tunjangan untuk jumantik juga ditambah dari Rp500 ribu/bulan menjadi Rp700 ribu/bulan. Kemudian, tim Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) nanti juga mendapatkan dana operasional.

 

Sebelumnya, PKK tidak mendapatkan apa-apa, tahun depan mereka akan mendapat dana operasional sebesar Rp500 ribu/bulan. .”Setiap kami reses, mereka selalu datang paling pertama, bagaimana bisa mereka tidak bisa dapat dana operasional,” ujar Syarif seraya menambahkan dana operasional akan diterima setiap tiga bulan sekali.

Dana Operasional RT dan RW di Jakarta Naik Rp500 Ribu
 

Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us