06
Nov 2017
Kembangkan Mobil Pedesaan, Pemerintah Gandeng IKM Lokal
Ditulis oleh SEMISENA/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Kabar proyek mobil pedesaan memang sempat meredup seiring dengan munculnya kabar mengenai regulasi kendaraan listrik dan ramah lingkungan. Namun rupanya, meskipun kabar ini kalah dengan kabar regulasi kendaraan ramah lingkungan, proyek ini ternyata masih tetap berlanjut.

Pemerintah dalam hal ini Kemenperin baru-baru ini melakukan kunjungan ke Bengkel Kiat Motor yang ada di Klaten, Jawa Tengah.

Dalam kunjungannya tersebut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto kembali mengungkapkan mengenai proyek mobil pedesaan yang sampai saat ini masih terus dikembangkan.

Menurutnya, selain menggarap prototipe, pihaknya juga terus berusaha untuk memfasilitasi pendalaman struktur industri kendaraan perdesaan, melalui pembinaan terhadap industri komponen. Tak tanggung-tanggung bahkan tidak kurang dari 1400 Industri Kecil Menengah (IKM) otomotif dan karoseri akan digandeng untuk dpaat melancarkan proyek ini.

Ke 1400 IKM tersebut pun berasal dari berbagai daerah diantaranya IKM penyedia komponen otomotif yang berasal dari Tegal (50 IKM), Klaten (10 IKM), Purbalingga (138 IKM), Sidoarjo (134 IKM), Juwana (30 IKM), Pasuruan (49 IKM), Sukabumi (20 IKM) dan Bandung (15 KM). Tak hanya beberapa IKM di atas, Kemenperin juga menggandeng 123 IKM yang tergabung dalam PIKKO.

Sementara itu, 250 IKM karoseri yang tersebar di beberapa daerah seperti Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Lampung dan Sumatera Utara juga turut digandengnya. Sementara itu, 600 lainnya merupakan IKM alat dan mesin pertanian yang ada di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Tentunya, dengan banyaknya IKM yang dilibatkan dalam pengembangan mobil pedesaan ini akan cukup membuat Kemenperin dapat memilih kualitas yang terbaik. Tak hanya itu saja, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan juga menambahkan dengan menggandeng ribuan IKM yang ada di seluruh Indonesia tersebut bukanlah tanpa alasan.

Hal tersebut memang dilakukan untuk melakukan standarisasi platform kendaraan angkutan multiguna perdesaan yang akan dikembangkan perlu meliputi bodi dan sasis untuk pikap dan passenger car, mesin yang kapasitasnya kurang dari 1000 cc, dan menggunakan powertrain.

Kembangkan Mobil Pedesaan, Pemerintah Gandeng IKM Lokal
 

Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us