04
Jan 2017
Autobiografi Hitler ‘Mein Kampf’ Terlaris di Jerman
Ditulis oleh CNN/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Buku autobiografi Adolf Hitler seperti ‘tak tersentuh’ setelah ia bunuh diri pada 1945. Hak terbit atas buku itu diserahkan kepada Bavaria, salah satu daerah di Jerman. Namun Bavaria menolak menerbitkan buku yang kontroversial itu di Jerman.

Itu tidak terjadi lagi. Peraturan negara terbaru menyebutkan bahwa buku itu telah memasuki ruang publik, 70 tahun setelah kematian penulisnya. Dengan demikian, buku berjudul Mein Kampf itu pun berhak diterbitkan siapa saja sejak 2016.

 

Institute of Contemporary History (IfZ) yang pertama mengambil risiko. Di tengah berbagai kontroversi, lembaga itu menerbitkan kembali untuk pertama kalinya autobiografi Hitler, Januari tahun lalu. Buku itu dibuat dua seri. Ternyata, respons masyarakat menggila.

 

Menurut catatan IfZ, sebanyak 85 ribu kopi buku itu berhasil dijual selama setahun belakangan. Itu membuat Mein Kampf menjadi salah satu buku terlaris di Jerman selama 2016. Ia bahkan terus dicetak ulang. Cetakan ke-enamnya akan hadir di rak toko buku bulan ini.

 

Meski begitu, larisnya Mein Kampf bukan tanpa kontroversi. Banyak yang mengkhawatirkan bahwa IfZ kembali mempropagandakan NAZI seperti Hitler. Namun direktur IfZ Andreas Wirsching mengatakan pada The Guardian, yang terjadi justru sebaliknya.

 

“Debat tentang pandangan Hitler tentang dunia dan pendekatannya kepada propaganda menawarkan kesempatan untuk melihat penyebab dan konsekuensi dari ideologi totalitarian, pada saat pandangan politik totalitarian dan slogan sayap kanan lebih diterima,” katanya.

 

Dari data yang dikumpulkan Wirsching dan timnya, kebanyakan pembeli Mein Kampf di daerah tertarik pada politik dan sejarah. Para pengajar juga termasuk yang memburu buku itu. Namun, penganut sayap kanan radikal atau kelompok reaksioner tidak tertarik membelinya.

 

Bukan hanya masyarakat Jerman yang tertarik pada Mein Kampf. Sejumlah negara sudah meminta buku itu diterjemahkan dan dijual di tempat mereka. Tapi menurut Wirsching, sejauh ini pihaknya baru berencana menerjemahkannya ke bahasa Perancis dan Inggris.

Autobiografi Hitler ‘Mein Kampf’ Terlaris di Jerman
 

Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us