02
Des 2013
Game dengan Gamelan Sunda Masuki Pasar Jepang
Ditulis oleh INILAH/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA - Game yang dilengkapi dengan musik gamelan Sunda dengan latar belakang berbagai kota di Jawa Barat, memasuki pasar Jepang, demikian lansir BBC.

Game berjudul iNheritage: Boundary of Existence buatan studio Tinker Games, Bandung, ini menghadirkan suasana Indonesia dengan latar kota Bandung, Sukabumi, Bogor, serta Garut.

Pendiri Tinker Games, Muhammad Ajie, mengatakan game ini baru tersedia untuk versi iOS karena memang ditujukan untuk pasaran global, namun mereka juga tengah mengembangkan versi Android untuk para pengguna di Indonesia.

Pengamat industri game, Hendri Salim, mengatakan iNheritage: Boundary of Existence merupakan satu terobosan karena sulit untuk menembus pasaran Jepang.

"Ini game pertama yang didekati langsung oleh developer untuk masuk ke Jepang. Sulit menembus game ke pasar Jepang karena sistem yang berbeda. Jadi ini merupakan sebuah pencapaian bagus dari Tinker Games," kata Hendri yang juga merupakan redaktur situs dan majalah Games in Asia.

Sementara Putra M Prasetyo pengamat game lain mengatakan, "Game ini merupakan ide bagus untuk mengangkat budaya Indonesia ke pasar internasional."

"Saya sudah coba, dan menurut saya cara mereka mengemas cukup bagus, ada unsur fun sehingga sangat saya nikmati," kata Putra.

Tak hanya berlatar belakang berbagai kota di Jawa Barat dan backsound musik gamelan Sunda saja, game ini juga dihiasi berbagai elemen seperti domba Garut, motif batik, dan jajaran hantu khas Indonesia.

"Ceritanya tentang penjaga kota yang ada di Indonesia yang melawan musuh siluman bernama Yaksa. Kami angkat budaya Indonesia ke level yang berbeda. Kami lakukan branding ulang lewat game dengan teks bahasa Indonesia," tambah Ajie.

 

Game dengan Gamelan Sunda Masuki Pasar Jepang
 

Polling

Yakinkah Anda Indonesia Akan Lebih Baik Dibawah Kepemimpinan Jokowi-JK?
  Results

Follow us