01
Okt 2019
Novak Djokovic Diajari Teknik Dasar Sumo di Tokyo
Ditulis oleh SINDO/ND
PDF Print E-mail

BERITANUSA – Novak Djokovic boleh saja menjadi petenis putra nomor 1 dunia. Boleh saja Djokovic perkasa meraih banyak gelar juara di semua jenis lapangan tenis.

Namun, apa jadinya jika Djokovic bertarung melawan mantan pesumo profesional di Jepang. Apa jadinya jika tubuhnya yang kecil berada di antara para raksasa sumo Jepang yang berbadan dua atau tiga kali lebih besar darinya.

Kesempatan Djokovic adu kuat dengan pesumo dirasakannya saat mengisi waktu jelang bertanding di Rakuten Japan Open untuk pertama kalinya. Dengan memakai kaus biru dan celana pendek biru, Djokovic mendapat kesempatan adu kuat dengan pesumo di Ryogoku Edo-Noren.

Sebelum adu kuat dengan pesumo, Djokovic diajari teknik dasar sumo. Mereka juga mengajarkan seiko dan suri-ashi No. 1 di dunia di antara gerakan sumo lainnya.

’’Ini pengalaman hebat. Saya belum pernah mengalami ini sebelumnya. Ini adalah salah satu olahraga paling populer di Jepang, "kata Djokovic. "Berbicara dengan ayahku kemarin di telepon, aku memberitahunya bahwa aku akan memiliki kesempatan untuk bertemu pegulat sumo. Dia dan saya mengingat beberapa tahun yang lalu di rumah [ketika] kami biasa menonton Akebono [Taro, yang mencapai status Yokozuna], yang didukungnya,”ungkap Djokovic.

Ketika adu kuat dengan pesumo di ’’lapangan’’, Djokovic berkesempatan adu kuat dengan salah satu pesumo. Dia mencoba untuk membuat pesumo itu keluar dari lingkaran lapangan khusus pesumo.

’’Saya merasa bahwa tubuh saya tidak berbentuk [untuk sumo] sedikit pun. Saya pikir dengan beberapa kilogram lagi, saya akan siap untuk bersaing,"canda Djokovic. "Mungkin tiga kali lipat dari yang saya miliki saat ini akan menjadi ukuran yang tepat bagi saya untuk bersaing,"katanya diiringi senyuman.

Kolektor 75 gelar ATP tersebut memberi hormat kepada para profesional sumo yang mengajarinya teknik sumo. Tapi bukan itu yang membuat Djokovic terkesan.

’’Sangat mengesankan melihat juga seberapa fleksibelnya mereka. Saya percaya pada awalnya mereka menunjukkan fleksibilitas mereka, ”kata Djokovic. ’’Saya tidak berpikir mereka fleksibel mengingat itu adalah olahraga kelas berat, tetapi saya melihat bahwa mereka membayar banyak perhatian pada mobilitas sendi mereka dan fleksibilitas, yang tentu saja memungkinkan mereka bergerak dengan gesit. mungkin dengan berat mereka,"paparnya.

Novak Djokovic Diajari Teknik Dasar Sumo di Tokyo
 

Follow us